Tips buat Introvert yang Mau Jadi Pengusaha Sukses

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2021 07:30 WIB
Ilustrasi anak introvert dan ekstrovert
Ilustrasi/Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Untuk menjadi pengusaha sukses dibutuhkan karakter yang kuat. Setidaknya harus memiliki jiwa kepemimpinan. Nah bagaimana dengan introvert yang cenderung pendiam dan lebih suka menyendiri?

Coach Bisnis Tom Martin Charles Ifle menegaskan bahwa tidak ada batasan bagi introvert menjalani bisnis. Tom mengatakan, pertanyaannya adalah bukan bisnis apa yang cocok dijalani si introvert, melainkan bagaimana seorang introvert bisa mengendalikan dan mengenali dirinya sendiri.

"Ada baiknya kita mengenal diri kita sendiri. Kita lihat siapa kita. Apakah Anda introvert atau ekstrovert, kecenderungan anda seperti apa. Anda bisa baca dari karakteristik ini," tuturnya dalam acara d'Mentor detikcom, Rabu (20/1/2021).

Seorang ekstrovert memang bisa memiliki jaringan yang luas karena cenderung suka bertemu banyak orang. Sementara introvert lebih suka menyendiri dan sangat nyaman jika melakukan hal-hal yang berbau riset.

"Kemudian dia nggak suka jadi pusat perhatian. Meskipun hebat tidak mau menonjol, meskipun luar biasa dia tidak mau menunjukkan kemampuan. Dia menghargai hubungan lebih personal," tambahnya.

Menurut Tom justru ketika seorang introvert menjadi pemimpin bisa menjadi lebih baik. Sebab dia tidak menjadi orang yang populer tetapi menjadi orang yang personal.

Orang introvert juga cenderung berpikir dulu sebelum berbicara. Oleh karena itu si introvert terkadang tidak pernah mendapatkan panggung berbicara ketimbang si ekstrovert.

Namun hal itu juga yang menjadi kelemahan seorang introvert. Mereka cenderung lambat mengambil sebuah keputusan. Padahal seorang pengusaha yang baik harus cepat merespons perubahan.

"Introvert akan sulit merespons dengan cepat, secepat ekstrovert. Ketika dia lambat mengambil keputusan, ketika lambat merespons problem introvert adalah ketinggalan kereta, ketinggalan zaman," katanya.

Namun kata Tom bukan berarti hal itu selamanya buruk. Sebab terkadang mengambil keputusan dalam berbisnis juga dibutuhkan pertimbangan yang mendalam. Banyak juga kejadian seorang pengusaha terjebak dan tidak bisa menyelamatkan bisnisnya karena mengambil keputusan yang salah.

Kemudian kelemahan introvert lainnya adalah suka mengkritik dirinya sendiri. Mereka merasa prestasi yang sudah dicapai tidak layak.

Tom pun menyarankan para introvert yang ingin berbisnis bisa mencari partner yang cenderung ekstrovert. Biarkan partner itu memimpin tim, sedangkan dia menjadi otak dari bisnis itu.



Simak Video "Bisnis Untuk Si Introvert"
[Gambas:Video 20detik]
(das/ara)