Sorry Ya AS... Eropa Sekarang CS Dagang China

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 18 Feb 2021 08:49 WIB
Setelah beberapa bulan mengalami defisit alias tekor, pada Mei 2019 posisi neraca perdagangan berbalik menjadi surplus.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Eropa kini bermitra dagang dengan China dibandingkan dengan Amerika Serikat (AS). Dikutip dari CNN data statistik Uni Eropa menunjukkan peningkatan impor 5,6% dari China terjadi pada 2020 dan ekspor 2,2%.

Kemudian terjadi penurunan signifikan pada kegiatan dagang dengan AS. Tercermin dari impor yang turun 13,2% dan ekspor yang turun 8,2%.

Secara keseluruhan nilai perdagangan barang Uni Eropa dan China tahun lalu mencapai 586 miliar Euro atau US$ 706 miliar (setara dengan Rp 9.884 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.000).

Tahun lalu ekonomi China tumbuh 2,3% dan Amerika Serikat justru mengalami penurunan produksi hingga 3,5%.

Pengamat dari Pusat Studi Kebijakan Eropa Daniel Gros mengungkapkan kondisi ini bukanlah hal yang mengejutkan karena pengaruh China dalam industri global. Dia menyebutkan hubungan Eropa dan AS tetap masih terjalin baik.

Antara Eropa dan AS masih membahas kekhawatiran praktik teknologi yang dilakukan China. Komisi Eropa menyebut telah menetapkan kewajiban yang jelas pada perusahaan negara milik China yang berkolaborasi dengan perusahaan Eropa.

Kesepakatan ini justru menimbulkan perselisihan dengan AS. Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden Jake Sullivan mendesak para pemimpin Uni Eropa untuk mengatasi masalah yang berpotensi datang nantinya.

Simak juga video 'Ada Perang Dagang China-AS, Pengusaha Dituntut Sensitif':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/fdl)