Pilih Ngontrak Atau Beli Rumah, Jawab 3 Pertanyaan Ini Dulu

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 25 Feb 2021 14:12 WIB
Solusi Rumah Murah untuk Indonesia
Foto: detik
Jakarta -

Memutuskan untuk menyewa atau membeli rumah pastinya akan tergantung bagaimana keadaan finansial Anda. Kebugaran finansial dan arus kas rumah tangga harus disiapkan matang-matang.

Hingga saat ini harga rumah terus meningkat pesat. Padahal begitu banyak orang meninggalkan kota-kota besar atau hanya memilih menyewa rumah dibandingkan membelinya.

Mengutip dari CNN, Kamis (25/2/2021) Sebelum memutuskan sewa atau beli rumah. Coba jawab tiga pertanyaan ini untuk memastikan Anda cocok untuk menyewa atau membeli rumah.

1. Apakah Anda Sehat secara finansial?

Keputusan antara menyewa atau membeli bukan tentang harga rumah atau harga sewa tetapi apakah Anda siap menjadi pemilik rumah? Bagaimana tabungan setelah memberikan uang muka?

Perencana Keuangan Abundo Wealth di Minneapolis, Andrew Dressel mengatakan orang yang membeli rumah seharusnya memiliki tabungan dan dana darurat.

Selain itu, biaya keseluruhan untuk memiliki rumah, termasuk hipotek dan utilitas, pajak, pemeliharaan peralatan dan halaman serta biaya pemakaian sehari-hari tidak boleh melebihi 40% dari gaji. Lalu, harus bebas dari utang.

"Mereka juga perlu memastikan bahwa mereka tidak mengorbankan masa pensiun atau tujuan lain hanya untuk memiliki rumah sekarang," kata Dressel.

2. Berapa Lama Anda Akan Tinggal di Sana?

Jika Anda hanya berencana untuk tinggal di suatu tempat selama dua atau tiga tahun, para ahli merekomendasikan untuk menyewa saja. Namun, jika lebih dari itu sarankan untuk membeli rumah.

Perencana keuangan di Lyon Financial, Jay Abolofia mengatakan suku bunga hipotek yang rendah penentu tepat untuk membeli rumah. Menurutnya suku bunga rendah atau tinggi bukan jaminan aman dalam membeli rumah.

Jika sudah lama menyewa rumah dan ruangan di rumah itu nyaman untuk beraktivitas serta lingkungan yang memenuhi untuk makan dan istirahat rencana membeli rumah cukup direkomendasikan.

3. Berapa Pengeluaran Bulanan Anda?

Ada sejumlah uang yang diperlukan untuk membeli rumah, termasuk menyelesaikan transaksi dan memeliharanya. Maka sangat tidak direkomendasikan untuk membeli rumah jika keuangan untuk kebutuhan rumah belum disiapkan.

"Jika Anda mampu membayar hipotek setiap bulan, dapat mempertahankan cadangan darurat yang memadai dan berada pada titik yang tepat dalam hidup, lanjutkan dan beli," kata Analis Keuangan Marina Wealth Advisors di Los Angeles, Noah Damsky.

Damsky merekomendasikan agar pembayaran hipotek bulanan tidak melebihi 35% dari pendapatan kotor. Model lain lebih konservatif menyarankan 25%, dan ada juga rekomendasi jalan tengah tidak boleh menyisihkan lebih dari 28% pendapatan kotor bulanan Anda untuk pembayaran hipotek.

Pembeli didorong untuk membeli rumah dengan uang muka 20%. Hal itu akan menguntungkan untuk menerima saldo hipotek yang lebih besar dengan uang muka yang lebih rendah karena suku bunga hipotek saat ini di bawah 3%.

Simak video 'Tips Investasi Properti Bagi Generasi Milenial':

[Gambas:Video 20detik]



(zlf/zlf)