Crazy Rich India Tawar Gelombang Udara buat 5G US$ 11 Miliar

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 03 Mar 2021 08:27 WIB
Mukesh Ambani, India
Foto: Reuters
Jakarta -

Perusahaan telekomunikasi Reliance Jio Infocomm Ltd milik orang terkaya di India Mukesh Ambani muncul menjadi penawar lelang Airwave atau Gelombang Udara yang cocok untuk digunakan dengan teknologi 5G senilai US$ 11 miliar.

Memang Jio saat ini memiliki misi untuk meningkatkan kualitas dan mengalahkan perusahaan lain. Sekretaris Perusahaan Telekomunikasi Anshu Prakash mengungkapkan jika Reliance Jio membeli Airwave senilai US$ 7,8 miliar dalam lelang spektrum baru.

Kemudian pesaingnya Bharti Airtel Ltd, menghabiskan US$ 2,6 miliar, kemudian Vodafone Plc berhasil mendapatkan 19,9 miliar rupee.

Prakash menyebutkan 60% spektrum tersebut sudah terjual dengan penawaran yang masuk di harga dasar. Penawaran ini disebut masih bisa diterima oleh pemerintah India.

Beberapa pita spektrum juga tidak terjual. Hal ini karena para operator nirkabel menahan diri untuk tidak menawar karena Jio dinilai merusak harga pasaran.

"Dengan adanya COVID-19 ini memang melebihi ekspektasi pemerintah. Kami senang jika industri ini mulai percaya diri dan menawar lebih banyak," kata dia dikutip dari ndtv.com, Rabu (3/2/2021).

Managing Director at Mumbai-based Bexley Advisors Utkarsh Sinha mengungkapkan Reliance Jio telah memeroleh gelombang yang cocok untuk digunakan dengan teknologi 5G. Kemudian perusahaan juga telah menambahkan spektrum di semua 22 zona di India.

Kemudian Bharti, operator telepon terbesar kedua setelah Jio sudah menghabiskan 186,99 miliar rupee untuk Airwave. Kemudian Vodafone juga telah memenangkan lelang spektrum di lima wilayah di India.

Lihat juga video 'Borjuis di India Kenakan Masker Emas Tangkal Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(kil/fdl)