Siasat Menhub Atasi Pelabuhan Tanjung Priok yang Macet

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 16 Apr 2021 08:35 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menhub Budi Karya Sumadi/Foto: Screenshoot 20detik

Budi Karya mengatakan kemacetan di Terusan Suez di Mesir telah berdampak pada arus lalu lintas logistik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hal itu terjadi karena imbas dari kemacetan di Terusan Suez membuat arus logistik pada beberapa pelabuhan di pesisir Jakarta juga ikut mengalami penumpukan.

"Apa yang terjadi memang dimulai dari adanya kemacetan di Terusan Suez, setelah itu berimbas ke beberapa port di sekitar Jakarta dan akhirnya terjadi suatu penumpukan," ujar Budi Karya.

Budi Karya mengaku dirinya telah menugaskan jajarannya untuk melakukan koordinasi dengan semua stakeholder untuk menangani masalah kemacetan yang terjadi di Tanjung Priok.

"Memang beberapa waktu lalu terjadi suatu penumpukan yang agak signifikan di Priok, dan oleh karenanya kami minta kepada beberapa eselon I tadi, BPTJ bu Polana, dan pak Dirjen untuk lakukan mitigasi dan koordinasi terhadap situasi yang sebenarnya terjadi," ujar Budi Karya.

Sebagai informasi, sebelumnya sempat viral video kemacetan Pelabuhan Tanjung Priok di media sosial. Video itu isinya memuat keluhan dari perekam video yang diduga sopir truk kontainer terkait kemacetan yang menghambat pekerjaan mereka.

Dalam keluhannya di video itu, perekam video menunjukkan suasana kemacetan di area pelabuhan. Dia menyebut, imbas jalan macet itu, pendapatannya menjadi terganggu.

"Sakit, Pak, dimarahin istri terus, pulang nggak pernah bawa duit. Jalannya macet mulu sama itu bertiga. Kalau nggak G Fortune, ya Dwipa. Nggak Dwipa, ya NPCT, Pak. Sakit, Pak, setoran banyak, order banyak, tapi nggak muter karena mandek jalannya, Pak," kata perekam video.

Halaman

(hal/ara)