Terungkap! Ini Alasan Supermarket Tommy Soeharto Pindah ke Mal

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 22 Apr 2021 10:01 WIB
Goro Super Grosir Tangerang
Goro Super Grosir Tangerang/Foto: Soraya Novika
Jakarta -

Kabar tutupnya gerai Goro Super Grosir di Cibubur, supermarket milik Tommy Soeharto sempat bikin geger. Pasalnya, supermarket itu baru buka pada Oktober 2018, namun pada pertengahan Desember 2020 tutup.

Direktur Utama PT Berkarya Makmur Sejahtera, pengelola Goro Super Grosir, Milansari Kusumo Anggraini pun angkat bicara. Milansari menegaskan penutupan gerai di Cibubur bukan berarti supermarket gulung tikar. Goro Super Grosir tetap beroperasi dan hanya pindah lokasi saja.

Sebagaimana diketahui, mulai awal April 2021 Goro Super Grosir membuka gerai barunya di Icon City Walk, Cimone, Tangerang. Kepindahan ini sebagai bagian dari strategi baru perusahaan.

Saat ini, Goro Super Grosir fokus membesarkan jaringanya dengan visi-misi kepada ekonomi kerakyatan dan menggandeng UMKM sebagai mitra utamanya. Nah, menurutnya visi misi tersebut lebih cocok dengan pasar yang ada Cimone, Tangerang yang lebih dekat dengan pemukiman warga.

"Kita sudah melakukan survei selama dua tahun dan kita melihat market Tangerang jauh lebih bagus, lebih cocok, lebih sesuai dengan market kita, karena kita lihat Cibubur itu persaingannya sudah cukup kuat, dan kita tidak memerlukan gedung sebesar itu untuk bikin small format, karena kita punya target ke arah efisiensi dan membesarkan jaringan dengan menuju ke arah small format dan warung-warung, ini strategi yang baru," ujar Milansari kepada detikcom, Rabu (22/4/2021).

Lebih lanjut, Milansari menerangkan alasan pemilihan Mal Icon City Walk sebagai lokasi baru operasional supermarket tersebut. Dengan konsep Edutaiment Mall katanya cocok dengan strategi baru supermarket milik Tommy Soeharto itu.

Selain itu, karena memang ada tawaran dari pihak PT Adhi Persada Properti, pemilik mal Icon City Walk kepada Goro untuk masuk sebagai anchor tenant di mal mereka yang baru selesai direnovasi.

"Mereka meminta kita menjadi anchor tenant, ya kenapa enggak, kalau mal nya masih sepi, ya betul, mungkin sekarang masih sepi terutama karena masih masa pandemi, tapi nggak bisa diukur pada masa sekarang ini, karena saat ini bukan hal yang fair untuk menilai mal itu ramai atau tidak, dan bukan cuma karena pandemi, mal itu juga kan baru direnovasi, dan baru buka lagi pada masa pandemi," terangnya.

Milansari yakin gerai Goro Super Grosir yang baru memiliki potensi daya beli yang besar, sebab lokasinya yang dekat dengan pemukiman padat penduduk.

Di sisi lain, ia tak memungkiri pemindahan operasional toko grosir ini adalah bagian dari efisiensi karena dampak pandemi. Sejak adanya pandemi, terjadi penurunan penurunan penjualan di supermarket milik Tommy Soeharto tersebut, namun bukan pada barang-barang pokok.

"Ritel itu terus terang mengalami penurunan dalam arti bukan kebutuhan pokok ya, kita menurunnya itu lebih ke barang-barang yang sifatnya yang misalnya kayak biskuit, es krim lah, itu kan hanya tambahan, nah barang-barang seperti itu kan di ritel menurun, tapi kebutuhan pokok kayak beras, minyak, semuanya tetap jalan, dengan menyiasati penurunan karena pandemi tersebut, kita harus melakukan dong efisiensi, kita harus melakukan dong inovasi yang baru," tuturnya.

Simak juga 'Gugatan Rp 56 M Tommy Soeharto ke Pemerintah Berlanjut Tahap Mediasi':

[Gambas:Video 20detik]



(ara/ara)