Lantik Pejabat Kemenpan-RB, Tjahjo Minta Tak Cuma Potong Birokrasi

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 27 Apr 2021 12:44 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo bersama jajarannya menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komisi II DPR RI.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo hari ini melantik tiga pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian PAN-RB.

Mereka adalah Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Alex Denni, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Erwan Agus Purwanto, serta Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Muhammad Imanuddin.

Tjahjo meminta pejabat Kemenpan-RB yang dilantik hari ini bisa memperbaiki sistem reformasi birokrasi. Tidak hanya membuat prosesnya dari panjang menjadi pendek, tetapi juga bagaimana birokrasi itu mempercepat pelayanan masyarakat dan mempercepat pemberian perizinan.

"Sebagaimana arahan Bapak Presiden perlunya penyederhanaan birokrasi memang sebagai upaya untuk membuat birokrasi lebih adaptif, lebih tepat dalam proses pelayanan dan pengambilan keputusan. Upaya penyederhanaan birokrasi juga pada dasarnya untuk mengubah pola pikir aparatur yang cenderung hierarki menjadi lebih lincah dan inovatif," kata Tjahjo dilihat virtual, Selasa (27/4/2021).

"Tidak hanya memotong birokrasi yang panjang menjadi pendek, tetapi bagaimana birokrasi itu mempercepat pelayanan masyarakat dan mempercepat memberikan perizinan," tambahnya.

Tjahjo juga meminta agar pejabat yang baru dilantik bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan ASN. Menurutnya, sistem kerja dengan digitalisasi birokrasi penting di era teknologi seperti sekarang.

"Saya kira seluruh kementerian, instansi dan lembaga dan daerah harus menerapkan pemerintahan yang berbasis elektronik. Semua harus sudah dipersiapkan agar pelayanan yang dirancang lebih mudah, tepat dan melalui instrumen digital," tuturnya.

Tjahjo Kumolo juga mau cara kerja di lingkungan ASN dirubah agar menjadi lebih cair untuk memecahkan masalah di lintas sektoral. Intinya kualitas SDM disebut harus lebih optimal.

"Ekosistem kerja harus bisa berubah untuk mendorong kolaborasi dan format kantor juga harus dibenahi dengan baik dan cepat," tandasnya.

Lihat juga Video: MenPAN-RB Ungkap Pencegahan Korupsi di Perizinan-Tata Niaga Tinggi

[Gambas:Video 20detik]



(aid/ara)