Netizen Dukung Jakarta Lockdown Asal Dapat Sembako

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 22 Jun 2021 16:34 WIB
Beberapa ruas jalan di Ibu Kota yang terdampak pembatasan mobilitas tampak sepi kosong melompong. Beginilah potret Jakarta yang tertidur lebih awal.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Wacana Jakarta lockdown mendapat banyak dukungan dari netizen lewat polling detikcom di Twitter, sedangkan di Instagram lebih banyak yang tidak setuju. Wacana Jakarta lockdown mencuat kala kasus penularan baru virus Corona (COVID-19) di ibu kota melonjak.

Kasus positif COVID-19 yang ditemukan di DKI Jakarta kemarin Senin (21/6) masih bertahan di angka 5.000, tepatnya 5.014 kasus. Data penyebaran COVID-19 di Indonesia dipublikasikan oleh Humas BNPB, Senin (21/6/2021). Berdasarkan data tersebut, kasus Corona yang ditemukan di Jakarta kemarin terbanyak di antara provinsi lainnya.

detikcom melakukan polling melalui beberapa kanal, termasuk Twitter dan Instagram. Berdasarkan polling di Twitter @detikfinance yang meraup 407 suara, hasilnya 76% menyatakan setuju Jakarta lockdown, sedangkan sebanyak 24% tidak setuju dengan ide tersebut.

Lalu, polling yang dilakukan detikcom melalui akun Instagram @detikfinanceofficial lewat kolom komentar, ada 22 komentar yang secara lugas setuju Jakarta lockdown, dan 26 komentar tidak setuju.

"Setuju bgt agar penyebaran virus bisa d tekan," kata pengguna Instagram @nanda_aprilnaldo.

Netizen lainnya setuju Jakarta lockdown asalkan mendapat bantuan logistik dari pemerintah selama kebijakan tersebut diberlakukan.

"Setuju yg penting tiap rumah di dki dapat bantuan logistik selama lockdown...kan emang itu kewajiban pemerintah...," kata pengguna Instagram @ywcahyono.

Mereka yang tidak setuju Jakarta lockdown menilai hal itu bukanlah solusi dalam rangka mengentaskan penyebaran COVID-19.

"Solusinya dari dulu kok cuma lockdown... ini udah 1 tahun Iho. Mosok solusinya sama kyak awal pandemi... ayo lah solusi lain.. naik kelas.. misal produksi massal ventilator, gencarin produksi obatnya, gencarin pos2 plasma darah alumni covid, produksi pcr/swab. Dorong riset vaksin sndiri. DII... rakyat jangan ditakut2i terus. Beritakan yg optimis, solusi... gembira biar ga gmpang tumbang..," kata @mataembunbatik.

"Lokdown itu bukan solusi, yg ada nanti ekonomi indonesia meorosot Igi, byk pabrik tutup, dan byk korban phk Igi hmmzzz," @galih_gil menambahkan.

(toy/eds)