Robinhood Selamat dari Gugatan Atas Kematian Trader

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 02 Jul 2021 09:55 WIB
Stock exchange market concept, businesswoman trader looking on smartphone with graphs analysis candle line on sofa in house, diagrams on screen.
Foto: iStock
Jakarta -

Robinhood telah menyelesaikan gugatan atas kematian seorang pemuda berusia 20 tahun. Pemuda bernama Alex Kearns itu meninggal karena bunuh diri setelah melihat saldo akun negatif sebesar US$ 730.000.

Aplikasi perdagangan kontroversial tersebut mengungkapkan penyelesaian kasus tersebut dalam pengajuan untuk IPO. Tetapi ketentuan perjanjian itu tidak diungkapkan. Demikian dilansir CNN, Jumat (2/7/2021).

Keluarga Alex Kearns, mahasiswa yang menjadi trader di Robinhood itu menuduh Robinhood memikat investor yang tidak berpengalaman untuk mengambil risiko besar.

Menurut keterangan keluarga, Kearns mengakhiri hidupnya sendiri pada Juni 2020 setelah secara keliru percaya bahwa dia berutang US$ 730.000 dan upaya putus asanya untuk menghubungi Robinhood tidak dijawab.

Gugatan itu menuduh Robinhood menyebabkan kematian yang salah, akibat kelalaian dari tekanan emosional dan praktik bisnis yang tidak adil.

"Masalah ini diberhentikan dengan prasangka setelah penyelesaian antara para pihak," kata Robinhood dalam pengajuan S-1 untuk penawaran umum perdana.

Pengajuan pengadilan menunjukkan penyelesaian dicapai pada akhir Mei dan kasus itu dihentikan secara permanen pada 21 Juni.

(toy/fdl)