Indonesia Bazaar 2021, BNI Boyong Produk Kreatif UMKM ke Tokyo

Erika Dyah - detikFinance
Kamis, 08 Jul 2021 13:43 WIB
BNI
Foto: BNI
Jakarta -

Pandemi berkepanjangan membuat industri kreatif Tanah Air merindukan bisnis yang normal dengan banyaknya pembeli juga tingginya jumlah kunjungan ke lokasi-lokasi wisata Nusantara. Tak dapat dipungkiri, pandemi telah menekan penjualan barang-barang kreatif dan juga menekan kedatangan wisatawan asing ke Indonesia.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada hal yang bisa dilakukan untuk membantu industri kreatif Indonesia selama pandemi. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Jepang melalui Atase Perdagangan menggelar Indonesia Bazaar selama 1 bulan penuh mulai dari awal bulan Juli 2021.

General Manager BNI Tokyo, Muhamad Emil Azhari menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk membuat wisata dan industri kreatif Indonesia tetap diingat serta menjadi top of mind wisatawan asing. Ia berharap, pandemi tidak sampai membuat Indonesia dilupakan.

Emil mengungkap Indonesia Bazaar mulai dihelat sejak akhir pekan lalu dengan dibuka oleh Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Jepang dan Federasi Negara Mikronesia, Heri Akhmadi.

Ia menjelaskan dalam kegiatan ini terdapat pagelaran wayang kulit berbahasa Jepang, serta banyak produk kreatif dari UMKM Indonesia, termasuk UMKM binaan BNI yang dipamerkan di kawasan elit Marunouchi Jepang tepatnya di Route Café and Things.

Emil pun menerangkan saat ini di Tokyo masih memungkinkan dilaksanakannya pameran offline. Sebab, status state of emergency terkait COVID-19 di Tokyo sudah diakhiri sejak 20 Juni 2021. Meski demikian, pihaknya tetap menggelar kegiatan Indonesia Bazaar 2021 dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Indonesia Bazaar dilaksanakan selama satu bulan penuh sejak tanggal 1 Juli hingga 30 Juli 2021. Kegiatan ini diisi dengan beragam kegiatan promosi tentang Indonesia seperti seni budaya, sajian kuliner, dan destinasi wisata agar tetap Indonesia berada di top of mind masyarakat Jepang.

Emil menjelaskan BNI mendatangkan beberapa hasil karya UMKM Mitra Binaan BNI termasuk dari Rumah BUMN BNI yaitu Rumah BUMN Katingan, Rumah BUMN Sleman, dan Rumah BUMN Manggarai Barat yang ditampilkan pada BNI Corner untuk diperkenalkan ke pasar Jepang.

Selain itu, ada juga hasil karya seperti handycraft anyaman Rumput Purun dari Borneo Queen, Kalimantan Tengah dan kerajinan bambu dari Tunggak Semi, Sleman Yogyakarta.Serta kain songket atau tenun dari Tenun Ana Sukarara yang didatangkan dari Lombok dan tenun dari Ca Nai dari Kabupaten Manggarai Barat.

"Bagi BNI, hal ini merupakan suatu kebanggaan karena dapat memberikan kesempatan untuk berkontribusi mendorong UMKM Indonesia Go Global, atau lebih tepatnya lagi dalam hal ini, Goes to Japan. Hal ini sejalan dengan semangat tema ulang tahun ke - 75 BNI untuk #LompatLebihTinggi," jelas Muhamad Emil Azhary dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2021).

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Jepang dan Federasi Negara Mikronesia, Heri Akhmadi menyampaikan kegiatan ini sekaligus merayakan HUT ke-75 tahun BNI yang jatuh pada tanggal 5 Juli 2021.

"BNI diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam pelayanan kepada masyarakat dan juga dalam mendorong peningkatan ekspor dan investasi antara Indonesia dan Jepang," kata Heri.

Event Indonesia Bazaar 2021 dihadiri oleh nasabah BNI Tokyo dan juga pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia di Jepang (APIJ). Sebagai penghujung acara pembukaan Indonesia Bazaar 2021, semua tamu undangan disuguhi traditional dance dan pertunjukan wayang kulit dari Grup Hana Joss.

Pagelaran wayang spesial ini disajikan dalam bahasa Jepang, sehingga sanggup menyihir tamu undangan dalam alunan magis gamelan Jawa yang menjadi pengantar dari cerita wayang kulit tersebut.

(mul/hns)