Shopee Bakal Tutup Toko yang Nakal Jual Vitamin-Obat Palsu

Aulia Damayanti - detikFinance
Sabtu, 17 Jul 2021 22:00 WIB
kantor shopee
Foto: Moch Prima Fauzi/detikINET
Jakarta -

Shopee Indonesia mengumumkan akan menutup toko yang terindikasi kuat menjual vitamin dan obat-obatan palsu di aplikasi Shopee. Pihaknya juga melibatkan kepolisian untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap indikasi produk palsu.

"Kami tidak segan melibatkan aparat penegak hukum untuk menginvestigasi penjual yang terindikasi kuat memperdagangkan produk obat/vitamin palsu, terlebih karena berkaitan dengan keamanan dan kesehatan publik," kata Head of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Radynal mengungkap sudah ada laporan melalui media sosial mengenai toko yang menjual produk obat palsu dengan mencetak label kemasan obat sendiri. Pihaknya mengatakan telah secara terus melakukan investigasi atas masalah tersebut.

"Kami langsung menurunkan produk tersebut dan secara paralel menginvestigasi bukti keaslian dari pembeli. Jika terindikasi kuat melakukan pemalsuan, kami akan melanjutkan dengan pemblokiran toko dan bekerjasama dengan pihak berwenang. Shopee berkomitmen untuk terus memberikan layanan belanja yang aman dan nyaman bagi pengguna kami," jelas Radynal.

Radynal mengatakan meski produk di aplikasi Shopee diunggah langsung oleh penjual, Shopee sendiri telah memiliki tim internal yang tugasnya memantau produk yang dijual dalam aplikasi agar sesuai regulasi yang ada. Terutama mantau toko yang terindikasi menjual produk palsu.

Dia mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam membeli produk-produk obat di aplikasi Shopee. Jika merasa ada kecurigaan diharap tidak melanjutkan pembelian dan melaporkannya toko tersebut kepada pihak Shopee.

"Melalui tombol "Laporkan produk ini" di sisi kanan atas laman produk, dan/atau penjualnya melalui tombol "Laporkan Pengguna" di sisi kanan atas laman toko. Dengan melaporkan produk dan penjual tersebut, masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga ekosistem belanja daring lebih aman dan bertanggung jawab," jelasnya.

"Kami berharap para penjual produk kesehatan ikut mengambil bagian dalam percepatan pemulihan kesehatan masyarakat dengan memperhatikan regulasi yang berlaku. Di masa yang sulit ini, semua pihak harus bekerja sama, baik penjual, pembeli, Shopee, maupun aparat pemerintahan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya

(fdl/fdl)