Contekan Buat UMKM Biar Bisa Naik Kelas dan Ekspor

Danang Sugianto - detikFinance
Minggu, 01 Agu 2021 17:17 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono

Akbar mengatakan bahwa KIP terus berupaya untuk memberikan dukungan kepada UMKM Indonesia. Dengan KIP memulai dengan menggunakan secara penuh produk-produk asli lokal di dalam lingkungan perusahaan. Di antaranya juga mendukung UMKM dimulai dari lingkungan sekitar seperti Santripreneur yautu dengan mengembangkan beberapa program entrepreneur dengan melibatkan komunitas,dan menyediakan souvenir berupa batik krakatoa yang merupakan produk asli buatan UMKM di daerah Banten.

Souvenir tersebut telah menjadi salah satu simbol bagi Provinsi Banten. Tidak hanya itu saja, bentuk dukungan lainnya dari KIP terhadap kemajuan UMKM adalah dengan menghadirkan webinar-webinar sharing knowledge yang dapat ditonton secara bebas dan tanpa biaya oleh pelaku UMKM guna memperoleh informasi yang bermanfaat dalam dunia usaha.

"Kami dari Krakatau International Port (KIP) terus melakukan sinergi dalam melaksanakan ekosistem ekspor di Indonesia dan terus melakukan terobosan untuk terus mendukung ekonomi lokal menjadi lebih kuat. Diantaranya adalah terbentuknya kerjasama KIP dengan HIPMI Cilegon dalam membangun program santripreneur. Sinergi dengan lintas stakeholder juga kami lakukan, kami juga menyiapkan beberapa pekerjaan yang bisa kami mitrakan dengan UMKM di Indonesia sesuai dengan arahan pemerintah dalam hal ini Kementerian Investasi/ BKPM RI untuk melakukan kerjasama kemitraan dengan pengusaha lokal," ujar Akbar.

Sekjen Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) ini juga berharap agar produk UMKM dapat menjadi unggulan di aktivitas ekspor hingga ke mancanegara dan menjadi pilar ekonomi keempat bagi Indonesia setelah BUMN, Swasta, dan Koperasi.

"Krakatau International Port yang telah menjadi market leader di sektor kepelabuhanan di Provinsi Banten dengan sarana dan infrastruktur lengkap siap menyokong kelancaran ekspor produk UMKM Indonesia sehingga mampu berdaya saing secara lebih kuat di pasar mancanegara. Kami sudah terintegrasi secara digital melalui sistem KIPOS Krakatau International Port Solutions) yang dapat memberikan nilai tambah berupa efisiensi dan meningkatkan produktivitas bagi pelayanan kapal dan kargo sehingga memberikan dampak penurunan biaya port handling yang hasilnya akan menurunkan biaya logistik nasional," tutup Akbar.


(das/dna)