Apple hingga Google Ramai-ramai Timbun Uang Tunai, Ada Apa Gerangan?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 18 Agu 2021 10:27 WIB
Apple, Microsoft dan Google Raup Laba Lebih dari US$ 50 Miliar dalam 3 Bulan
Apple hingga Google Ramai-ramai Timbun Uang Tunai, Ada Apa Gerangan?
Jakarta -

Virus Corona varian Delta yang menyebar di seluruh dunia membuat ketar ketir semua orang. Termasuk perusahaan raksasa seperti Apple sampai Google.

Dikutip dari CNN Business disebutkan perusahaan-perusahaan ini terus mengumpulkan uang tunai. Kondisi ini mencerminkan perusahaan khawatir dengan perkembangan varian Delta yang bisa merusak sistem perekonomian dunia.

Dari data S&P Gobal Ratings perusahaan non keuangan di dunia menyimpan US$ 6,85 triliun uang tunai, dilihat dari neraca keuangan mereka pada akhir kuartal II tahun ini.

Kepala riset S&P Global Ratings Gareth Williams mengungkapkan jika perusahaan bisa terus menarik uang tunai hingga US$ 7,1 triliun hingga akhir tahun.

Amazon memiliki cadangan uang tunai hampir US$ 90 miliar, Google Alphabet US$ 460 miliar dan Facebook US$ 64 miliar.

Tak cuma perusahaan teknologi yang menarik uang tunai besar-besaran Warren Buffett's Berkshire Hathaway juga memiliki pasokan uang tunai dalam jumlah besar. Per Juni 2021 ada sekitar US$ 144,1 miliar angka ini naik dibandingkan periode Desember tahun lalu sebesar US$ 138,3 miliar.

Head of Strategic Equity Wells Fargo Christopher Harvey mengungkapkan penarikan uang tunai ini terjadi karena biaya pendanaan yang sangat murah. Lalu perusahaan juga bersiap untuk membayar dividen dan mengantisipasi pasar modal.

Harvey mengungkapkan, Bank sentral AS atau Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian obligasi akhir tahun ini. Bahkan Fed juga berpotensi akan menaikkan suku bunga pada tahun depan.

Senior Vice President Moody's Richard Lane mengungkapkan COVID-19 ini menimbulkan kekhawatiran terkait likuiditas. Namun perusahaan juga harus memikirkan untuk mengalihkan uang tunai tersebut di instrumen lain.

(kil/fdl)