Strategi Pengusaha Hotel Pulihkan Bisnis Kala Digerus Corona

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 31 Agu 2021 16:34 WIB
Ilustrasi hotel
Foto: CNN
Jakarta -

PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (HSJI) membeberkan strategi untuk pulih setelah terdampak pandemi COVID-19. Seperti diketahui, adanya pembatasan kegiatan akibat virus tersebut membuat bisnis 'berdarah-darah'.

Wakil Presiden Direktur HSJI Ratri S Wakeling mengatakan akan berfokus pada empat pilar utama yang dinamakan #SahidTangguh untuk strategi pemulihan. Meliputi inovasi produk, perbaikan berkelanjutan, optimalisasi pelayanan dan ketahanan lingkungan.

"Walau pandemi masih berlangsung, kami optimis mampu bangkit dan akan segera beradaptasi dengan berbagai situasi dan tantangan baru sekaligus membangun ketangguhan bisnis melalui berbagai inovasi," katanya dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Selasa (31/8/2021).

Tangguh dalam inovasi produk, dalam hal ini Hotel Sahid akan meluncurkan empat produk baru yang meliputi: outdoor/rooftop private event space (Rimbun), penyediaan ruang bagi content creators (Creators Hub), hunian co-living (Ikigai Residence), dan RR Chocolate yang merupakan destinasi kuliner luxury chocolate terbaru di Jakarta.

Tangguh dalam melakukan perbaikan, Hotel Sahid akan berfokus pada peningkatan kualitas aset berkelanjutan. "Selama 18 bulan terakhir, kami melanjutkan program upgrade dan renovasi aset. Ini termasuk renovasi 140 kamar tamu superior, renovasi grand ballroom Puri Agung kami dengan interior dan fasilitas yang baru, serta melakukan renovasi kafe teras kami Arkopilago," tuturnya.

Tangguh dalam memberikan pelayanan optimal, Hotel Sahid akan meningkatkan layanan di mana kebersihan dan interaksi nirsentuh menjadi prioritas melalui solusi. Pihaknya juga akan meluncurkan beberapa inisiatif digital seperti direct booking platform yang menawarkan promosi menarik untuk pelanggan dan Shop@Sahid, platform di mana pelanggan dapat membeli berbagai sajian kuliner hotel untuk disantap di rumah.

"Dengan menggunakan aplikasi seluler ini, para tamu akan dapat memesan layanan di hotel secara contactless," tuturnya.

Tangguh dalam kontribusi keberlanjutan, dalam hal ini fokus Hotel Sahid adalah membuka jalan menuju Net Zero Carbon Hotel.

"Selama beberapa tahun terakhir kami telah transisi ke peralatan inti rendah emisi, meningkatkan kontrol dan pemantauan untuk mengurangi konsumsi sumber daya (air, gas, listrik), mengurangi penggunaan plastik dan menjajaki penggunaan kemasan makanan (reusable) yang dapat digunakan kembali sambil tetap menjaga kehigienisan dan kenyamanan pelayanan," imbuhnya.

Unit usaha Sahid Hotels & Resorts juga mengumumkan penambahan pengelolaan satu hotel baru ke portfolionya yaitu The Allure Villas Pangandaran managed by Sahid, dengan konsep luxury villas untuk liburan keluarga bersifat outdoors, active dan private, yang akan diluncurkan di kuartal IV-2021. Berkolaborasi dengan berbagai maskapai penerbangan, Sahid Hotels & Resorts juga akan meluncurkan berbagai promosi menarik bundling Fly & Stay.

"Dengan fondasi kuat yang akan kami bangun di 2021 dan terjadinya pelonggaran pembatasan sosial, kami optimis pemulihan akan mulai terjadi di 2022, kami percaya bahwa Sahid mampu bangkit dan akan segera beradaptasi dengan berbagai situasi dan tantangan baru sekaligus membangun ketangguhan bisnis melalui berbagai inovasi," tandasnya.



Simak Video "PPKM Bikin Okupansi Hotel di Kawasan Puncak Lesu"
[Gambas:Video 20detik]
(aid/zlf)