Banyak 'Hantu' Punya Rekening Bank, Asalnya dari Pulau Kosong

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 22 Okt 2021 08:57 WIB
Ilustrasi Setoran Pajak Tekor
Foto: Ilustrasi Setoran Pajak Tekor (Tim Infografis: Mindra Purnomo)
Jakarta -

Fenomena janggal baru saja terjadi. Kantor Pajak Australia menemukan rekening bank yang pemiliknya berasal dari pulau tak berpenghuni.

Dikutip dari ABC, Jumat (22/10/2021), Pulau Bouvet merupakan sebuah wilayah yang terpencil. Lokasinya berada di bagian 'bawah' Samudra Atlantik Selatan. Umumnya, kondisinya wilayahnya berangin, berkabut dan sebagian besar tertutup oleh gletser.

Diklaim sebagai bagian dari Norwegia, wilayah tersebut dinyatakan sebagai cagar alam pada tahun 1970-an. Tidak ada yang tinggal di pulau ini dan hanya dikunjungi untuk ekspedisi.

Pulau berpenghuni paling dekat adalah Pulau Gough yang jaraknya 1.600 km ke utara. Itu pun hanya stasiun cuaca dan pos ilmiah yang diawaki oleh setengah lusin orang Afrika Selatan. Atau, ke Queen Maud Land Antartika yang berjarak 1.700 km ke selatan, Kepulauan Sandwich Selatan berjarak 1.900 km ke barat dan ke Afrika Selatan yang jaraknya 2.600 km ke timur laut.

Penghuni di Pulau Bouvet antara lain anjing laut, burung laut dan penguin.

Maka itu, jadi kabar yang mengejutkan jika beberapa data yang dirilis Australian Taxation Office (ATO) menemukan hampir senilai US$ 2,5 juta di rekening bank Australia adalah milik wajib pajak asing yang berasal dari Pulau Bouvet.

Sementara, jumlah akun turun dari 15 pada tahun 2018 menjadi 12 dalam data terbaru 2019. Jumlah uang di dalamnya naik dari US$ 9.220 menjadi US$ 2.454.996.

"Data ATO menimbulkan tanda bahaya yang serius, seperti pemegang rekening dari pulau tak berpenghuni yang memegang jutaan dolar di Australia," kata juru bicara Tax Justice Network Australia.

Bouvet bukan satu-satunya. Pulau Heard dan Kepulauan McDonald, wilayah Australia memiliki 48 akun yang terdaftar yang secara kolektif berisi hampir satu juta dolar. Tak hanya itu, 20 rekening dengan total saldo US$348.759 terdaftar di 'Antartica' sebagai tempat asalnya. Selain salah ketik, Antartika bukanlah entitas yang berdaulat dan seharusnya tidak memiliki penduduk untuk tujuan pajak.

Lihat juga Video: KPK Cecar Azis Soal Rekening yang Dipakai untuk Suap AKP Robin

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)