Profil Startup Luna Maya yang Dapat Suntikan Jumbo Rp 71 M

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 02 Nov 2021 10:40 WIB
Rumah Luna Maya
Foto: Instagram/@lunamaya
Jakarta -

NAMA Beauty, sebuah startup milik Luna Maya kemarin menarik perhatian publik. Perusahaan produk kecantikan itu mendapatkan suntikan modal US$ 5 juta atau sekitar Rp 71 miliar (kurs Rp 14.200).

Pendanaan ini dipimpin oleh AC Ventures dengan partisipasi dari SiCepat Ekspres dan DMMX.

NAMA Beauty sendiri merupakan salah satu bisnis milik Luna Maya. Perusahaan ini didirikan pada 2019 yang lalu bersama dengan Marcel Lukman.

Saat pertama berdiri, produk pertama yang diluncurkan NAMA Beauty adalah lip cream dengan beraneka warna. Saat itu Luna menegaskan bahwa NAMA Beauty adalah brand kecantikan yang nantinya tidak hanya menjual sebatas lip cream.

Kini dalam website resminya, NAMA Bauty sudah menjual berbagai produk make up dan skin care. Website-nya itu juga dijadikan sebagai toko online, meskipun produk NAMA Beauty juga hadir di berbagai platform e-commerce.

Kini NAMA Beauty menjalin kemitraan bersama PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX), dan PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat Ekspres), memungkinkan NAMA Beauty dapat memiliki akses jangkauan distribusi yang kuat dan terukur.

NAMA Beauty akan memanfaatkan jaringan distribusi DMMX yang luas untuk menjual produk mereka ke jaringan distribusi pasar offline, seperti Sampoerna Retail Community (SRC) yang tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia, menjual produk mereka di rantai minimarket, dan mengakses ribuan jaringan ritel untuk meningkatkan visibilitas merek yang lebih luas.

Lebih lanjut, NAMA Beauty juga akan menjual produk dalam platform perdagangan digital untuk SRC yang disediakan oleh DMMX. Cara ini dapat membantu NAMA Beauty memperluas jangkauan distribusi dengan lebih cepat.

Sementara, SiCepat Ekspres akan berperan sebagai mitra logistik NAMA Beauty untuk melayani kebutuhan pengiriman mereka. Faktor-faktor tersebut menjadikan NAMA Beauty sebagai pemain bisnis yang berpotensi kuat untuk mendisrupsi industri kecantikan Indonesia.

Tonton juga Video: Pangeran Harry Bergabung di Perusahaan Start-up

[Gambas:Video 20detik]




(das/eds)