Sabar Ya, Bun! Harga Produk-produk IKEA Bakal Makin Mahal Nih

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 04 Nov 2021 09:13 WIB
Penampakan Terkini IKEA Sentul CIty
Foto: Danang Sugianto
Jakarta -

Perusahaan ritel penyedia perabotan untuk rumah, IKEA, dikabarkan akan segera menaikkan harga harga jual produk-produknya. Hal ini dikarenakan adanya gangguan pada rantai pasokan global yang diperkirakan akan berlangsung hingga tahun depan.

Melansir BBC, Kamis (4/11/2021), pada Rabu (3/11) kemarin, IKEA telah melaporkan kalau perusahaan mengalami penurunan laba selama setahun penuh. Dibandingkan dengan 2019, sebelum pandemi, laba turun 4%.

Pukulan terbesar terhadap pendapatannya berasal dari adanya kenaikan harga yang tajam dalam transportasi dan bahan baku pada paruh kedua tahun keuangan.

"Menjaga agar toko dan gudang Ikea tetap penuh merupakan tantangan. Gangguan rantai pasokan menyebabkan penurunan substansial dalam ketersediaan produk yang belum kami pulihkan. Kami berharap ini akan berlanjut hingga (tahun fiskal 2022 Ikea)," jelas perusahaan dalam suatu laporan.

Chief Financial Officer, Martin van Dam, mengatakan kalau efek dari krisis rantai pasokan global dan harga energi yang tinggi dapat berlangsung selama beberapa waktu. Ia memperkirakan kalau tahun 2022 nanti akan menjadi tahun yang lebih sulit dengan lebih banyak tantangan.

Karenanya, di tahun mendatang sebagian dari biaya ini (transportasi dan bahan baku) kemungkinan akan dibebankan kepada pengecer/pemilik outletnya, yang kemudian biaya tersebut dapat dibebankan kepada pelanggan.

"Meskipun kami tidak dapat terus mengamankan harga tetap ke pengecer (outlet) di bawah kondisi yang menantang ini, kami juga berencana untuk menyerap sebagian dari peningkatan biaya selama TA22," katanya.

Van Dam mengatakan kalau pemilik toko akan memiliki kebebasan untuk memutuskan apakah atau sejauh mana mereka akan menaikkan harga jual produk yang lebih tinggi kepada pembeli.

Artinya, guna mengatasi tingginya biaya transportasi dan bahan baku, perusahaan akan membiarkan outlet-outletnya untuk menaikkan harga jual produk-produknya.

Tonton juga Video: IKEA Ditutup Sementara Usai Ramai Dipenuhi Pengunjung

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)