Ingat Ya! Dilarang Rayakan Tahun Baru di Mal hingga Hotel

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 07 Des 2021 12:34 WIB
Sejumlah warga mulai mendatangi kawasan Bundaran HI, Jakarta, Selasa (31/12/2019). Mereka akan merayakan malam pergantian tahun 2020.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melarang kegiatan peringatan tahun baru. Hal itu dilarang dilakukan di hotel, pusat belanja, mal, tempat wisata, ataupun tempat keramaian umum lainnya.

Kebijakan ini dilakukan seiring dengan adanya pemberlakuan pengetatan yang dilakukan selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini diambil untuk menggantikan rencana penerapan PPKM Level 3 khusus Nataru yang batal diterapkan.

"Pemerintah juga menerapkan pelarangan seluruh jenis perayaan Tahun Baru di hotel, pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata dan tempat keramaian umum lainnya," ungkap Luhut dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

Sementara untuk operasional pusat perbelanjaan, restoran, bioskop dan tempat wisata hanya diizinkan dengan kapasitas maksimal 75%. Lebih besar dibandingkan aturan yang ditetapkan pada PPKM Level 3 khusus Nataru.

Kemudian, aturan ini juga menyatakan hanya orang dengan kategori hijau di aplikasi Peduli Lindungi yang bisa masuk ke dalam mal.

Luhut yang juga merupakan koordinator PPKM Jawa-Bali mengatakan aturan secara detail akan dituangkan dalam revisi Inmendagri dan surat edaran terkait Nataru lainnya.

Selain kebijakan-kebijakan di atas, perbatasan Indonesia juga akan diperketat dengan syarat untuk penumpang dari luar negeri adalah hasil tes PCR negatif maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan, serta melakukan karantina selama 10 hari di Indonesia.

(hal/fdl)