Swasta Diminta Ikut Lestarikan Lingkungan, Bagaimana Caranya?

ADVERTISEMENT

Swasta Diminta Ikut Lestarikan Lingkungan, Bagaimana Caranya?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 25 Des 2021 16:18 WIB
Pulau Kalimantan disebut sebagai salah satu paru-paru dunia karena luas hutannya yang mencapai hingga 40,8 juta hektar. Beginilah potret hijaunya hutan Kalimantan.
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pemerintah mendorong pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) hingga 2030. Caranya dengan meminta perusahaan-perusahaan untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan di Indonesia.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, SDGs menjadi komitmen global yang dilakukan seluruh negara. Oleh karena itu dibutuhkan kerja sama yang erat antar semua pihak seperti swasta dan masyarakat.

Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan selaku Kepala Sekretariat TPB/SDGs Vivi Yulaswati mengungkapkan saat ini pemerintah berkomitmen untuk mencapai SDGs.

"Untuk itu diperlukan collective actions, melalui upaya dan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, masyarakat, dan berbagai pihak terkait lainnya; dalam menyelaraskan serta mengimplementasikan kebutuhan dan strategi untuk mencapai tujuan bersama," kata dia, dikutip Sabtu (25/12/2021).

Dia menjelaskan sektor swasta dapat memainkan peran pelaksana dengan mengintegrasikan agenda SDGs dalam menjalankan proses bisnis atau operasional perusahaan sehingga tercipta sebuah pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersifat inklusif, serta mengutamakan perlindungan lingkungan.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar (Mintemgar), Direktorat Jenderal Industri Agro, Kementerian Perindustrian Edy Sutopo, mengatakan, sektor swasta atau pelaku usaha adalah mitra penting pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Salah satunya Danone Indonesia, yang telah melakukan berbagai program inisiatif keberlanjutan yang mengadopsi prinsip SDGs. Sejumlah inisiatif tersebut juga menjadi bukti nyata kontribusi dan dukungan perusahaan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

VP General Secretary Danone Indonesia, mengatakan Vera Galuh Sugijanto, adanya pandemi COVID-19, semakin memperkuat peran dalam menggunakan bisnisnya untuk membawa kebaikan bagi masyarakat Indonesia melalui produk-produknya dan inisiatif keberlanjutannya.

Ini merupakan visi besar Danone Indonesia sekaligus wujud kontribusi dan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah Indonesia mencapai SDGs.

"Penerapan 17 pilar SDGs pada program inisiatif keberlanjutan Danone Indonesia diharapkan dapat mendukung agenda pembangunan Pemerintah Indonesia dan memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dan terutama generasi yang akan datang," ujarnya.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT