Digitalisasi Dinilai Genjot Produksi hingga Bawa UMKM ke Pasar Global

Jihaan Khoirunnisa - detikFinance
Selasa, 28 Des 2021 16:55 WIB
Digitalisasi Dinilai Genjot Produksi hingga Bawa UMKM ke Pasar Global
Foto: Dok. EndGame
Jakarta -

Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto mengatakan sejak hadir di Indonesia pada 2018 silam, Shopee telah membantu lebih dari 5 juta penjual aktif yang kebanyakan adalah pelaku UMKM. Menurutnya, ke depan potensi pelaku UMKM di Indonesia untuk go digital masih terbuka luas.

Saat berbincang dengan Gita Wirjawan di podcast 'EndGame', perempuan asal Medan ini juga berbagi pengalamannya saat berkeliling ke berbagai pasar di Indonesia. Kala itu, dia menemukan banyak penjual yang belum masuk ke dalam ekosistem digital.

Oleh karena itu, Christin mengatakan pihaknya akan terus mendorong agar para penjual tersebut dapat terdigitalisasi. Hal ini mengingat banyak UMKM yang ingin masuk ke ranah digital, namun ragu karena tidak mengetahui caranya.

"Makanya kita buat lebih banyak lagi pusat-pusat edukasi melalui Kampus UMKM Shopee, di kampus-kampus ini jadinya kita buat markas, mereka bisa dateng jadi ga ada alasan takut atau gatau mau nanya siapa. Di situ selain ada tim mendampingi, kita ada kelasnya juga yang kita ajarin dari hulu ke hilir," jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/12/2021).

Christin yakin dengan digitalisasi, produk UMKM lokal bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas, tidak hanya ke seluruh Indonesia, tapi juga ke mancanegara. Dia pun menjelaskan salah satu program yang digalakkan oleh Shopee adalah membantu produk lokal dapat merambah pasar internasional dengan Kampus UMKM Shopee Ekspor.

Dijelaskannya melalui Kampus UMKM Shopee Ekspor, pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan serta bantuan, mulai dari produksi, pemasaran, logistik, hingga distribusi produk ke luar negeri. Christin optimis digitalisasi mampu membawa produk lokal Indonesia untuk go global.

"Saya bisa membayangkan peran UMKM sudah bisa meningkatkan produksi, produktivitas ditopang dengan teknologi, ditopang dengan inklusi keuangan, mereka bisa melakukan ekspor bukan hanya ke ASEAN, tapi bisa sampai ke berbagai negara lain, termasuk Amerika Latin," tandasnya.

Dia mengatakan jika semakin banyak produk Indonesia yang diekspor akan membantu menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia dalam hal ekspor-impor. Dengan begitu diharapkan dapat ikut berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi nasional. Dia menjelaskan hingga saat ini, Shopee telah membantu lebih dari 180.000 UMKM lokal melakukan ekspor ke berbagai negara.

(akd/hns)