ADVERTISEMENT

Terungkap Fakta di Balik Penyelamatan Garuda: Ada Risiko Pailit!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 26 Apr 2022 06:30 WIB
Pesawat Garuda Indonesia di Bandara International Lombok
Foto: Dadan Kuswaraharja

Martin Manurung mengatakan, keberadaan investor strategis ini lebih jelasnya mesti ditanyakan kepada manajemen Garuda dan Kementerian BUMN. Dia mengatakan, pihaknya hanya memberi syarat agar kepemilikan negara di Garuda minimal 51%. Selain itu, pihaknya juga meminta agar sebelum investor masuk dilaporkan ke Komisi VI.

"Soal opsi investor strategis yang mungkin masuk, menurut saya, informasi yang lebih jelas adalah dari manajemen Garuda dan Kementerian BUMN. Kami hanya memberi syarat-syarat, di antaranya, agar kepemilikan negara tetap minimal 51% dan kami minta agar sebelum masuknya investor strategis agar melaporkan lebih dulu kepada Komisi VI untuk memastikan skema bisnis pemulihan Garuda tetap on the track dan memastikan soal dampaknya kepada komposisi pemegang saham," paparnya.

Meski demikian, sepengetahuannya, Garuda menginginkan agar investor itu berasal dari dalam negeri.

"Soal investor strategis pasti masih melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak. Setahu saya, manajemen Garuda menginginkan agar investor strategis tersebut juga berasal dari dalam negeri," ujarnya.



Simak Video "Detik-detik Pesawat Garuda Alami Turbulensi Hingga Penumpang Teriak Histeris"
[Gambas:Video 20detik]

(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT