BNI-KBRI Seoul Boyong Produk UMKM Binaan hingga Negeri K-Pop

Atta Kharisma - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2022 16:53 WIB
BNI
Foto: dok. BNI
Jakarta -

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan Kementerian Perdagangan memboyong produk-produk UMKM binaan BNI ke pameran Imported Goods Fair (IGF) 2022. Event yang digelar pada 23-25 Juni 2022 di Coex Seoul ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Korea Importers Association (KOIMA).

Tujuannya untuk mendukung produsen dan supplier luar negeri dalam mempromosikan produk-produk kepada importir dan konsumen di Korea Selatan.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies bersama Executive Vice Chairman KOIMA Kim Young-sun menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) antara BNI dengan KOIMA yang mencakup kerja sama dalam program business matching dan pertukaran informasi yang berhubungan dengan eksportir Indonesia dan importir Korea Selatan.

Momen ini disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto serta Chairman & CEO KOIMA Kim Byung-Kwan.

"Dengan adanya kerja sama BNI dengan KOIMA kami mengharapkan BNI dapat menjadi pintu gerbang pagi perusahaan Indonesia untuk masuk ke pasar Korea Selatan yaitu dengan secara langsung mempertemukan dengan importirnya, sekaligus menguatkan peran kami sebagai bank global asal Indonesia," ujar Gandi dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

Pada event IGF tahun ini, Paviliun Indonesia membawa mitra UMKM binaan BNI dalam program Xpora untuk berpartisipasi dan mempromosikan produk-produk unggulan seperti mebel dan dekorasi kayu, perhiasan perak dan mutiara hingga kopi dan produk makanan.

Corina mengungkapkan Korea Selatan memiliki potensi pasar yang besar bagi produk UMKM Indonesia, mengingat 82% penduduk Korea Selatan tinggal di perkotaan dan memiliki usia harapan hidup terpanjang.

Ia mengaku kerja sama antara BNI, KOIMA dan Kementerian Perdagangan dalam event IGF 2022 ini memberikan dampak langsung kepada nasabah Xpora. Saat ini, BNI mulai menerima banyak permintaan dari anggota KOIMA untuk melakukan business matching selama pameran.

"Hal ini merupakan upaya untuk menciptakan banyak peluang investasi di luar negeri, menambah potensi lapangan kerja baru bagi masyarakat Indonesia, serta mendorong UMKM dalam negeri untuk masuk pasar internasional, sekaligus menarik banyak potensi penanaman modal dari luar negeri. Kami juga menyediakan fasilitas permodalan bagi para pelaku UMKM diaspora," pungkasnya.

Diketahui, BNI telah berhasil mencatatkan pertumbuhan volume ekspor sepanjang Januari-Mei 2022, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 30,62%. BNI juga telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Korea Selatan dan juga Kementerian Perdagangan untuk terus menggali potensi pasar di Korea Selatan, termasuk dengan mendorong kolaborasi bersama diaspora.



Simak Video "UMKM Jawa Barat mendunia bersama BNI Xpora"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)