ADVERTISEMENT

Jokowi Klaim Harga Beras di RI Paling Murah, Jepang-AS di Atas Rp 50.000/Kg

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 13:23 WIB
Presiden Joko Widodo kembali menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri. Ratas itu membahas mengenai pengadaan alutsista.
Presiden Jokowi/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim harga beras di Indonesia masih jadi yang paling murah dibandingkan negara lain. Menurut Jokowi, rata-rata harga beras berada di Rp 10.850 per kilogram (kg).

"Kita ini harus bersyukur, utamanya harga pangan, utamanya lagi harga beras masih bisa dikendalikan dengan baik. Harga beras di angka rata-rata masih Rp 10.000-an (per kg). Lebih dikit," sebut Jokowi dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2022, Kamis (18/8/2022).

Dari data yang dia sampaikan, harga beras di Indonesia memang paling murah. Beras termahal dijual di Jepang dengan harga Rp 66.150 per kg, kemudian di Korea Selatan harganya Rp 54.500 per kg, lalu di Amerika Serikat (AS) Rp 53.900 per kg, setelah itu China Rp 26.900 per kg.

"Coba lihat di negara lain, kemarin saya cek di kedutaan. Coba cek harga beras. Di Jepang Rp 66.000, di Korea Selatan Rp 54.000, di Amerika Rp 53.000, di China Rp 26.000," papar Jokowi.

Jokowi juga memaparkan Indonesia baru saja mendapat penghargaan berharga dari International Rice Research Institute (IRRI) sebagai salah satu negara yang berhasil swasembada beras.

Menurut Jokowi, Indonesia tidak boleh puas diri dengan bisa melakukan swasembada. Ambisinya, Indonesia juga bisa melakukan ekspor beras ke berbagai negara.

Apalagi di tengah ancaman krisis pangan seperti sekarang, menurutnya Indonesia harus bisa berkontribusi mengatasi kelangkaan pangan di berbagai negara dengan melakukan ekspor beras.

"Ini yang harus kita pertahankan dan ditingkatkan sehingga tidak hanya swasembada beras saja, namun nanti bisa ekspor beras dan ikut atasi kelangkaan pangan di berbagai negara," kata Jokowi.

Jokowi memaparkan, di tengah krisis geopolitik seperti sekarang, ada sekitar 60 negara yang rentan ambruk ekonominya. Seiring dengan itu, krisis kelaparan juga mengancam 82 negara dengan potensi 345 juta orang menderita kekurangan pangan akut dan kelaparan.

Lihat juga video 'Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Sebut RI Sudah 3 Tahun Tak Impor Beras':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT