Jadi Kepala LKPP, Hendrar Diwanti-wanti Megawati: Hati-hati Duitnya Banyak

ADVERTISEMENT

Jadi Kepala LKPP, Hendrar Diwanti-wanti Megawati: Hati-hati Duitnya Banyak

Shafira Cendra Arini - detikFinance
Senin, 10 Okt 2022 13:58 WIB
Profil Hendrar Prihadi, Kepala LKPP Baru yang Akan Dilantik Jokowi
Foto: Pemkot Semarang
Jakarta -

Hendrar Prihadi telah secara resmi dilantik menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini.

Kader PDIP yang berkarir di Jawa Tengah ini menggantikan posisi Abdullah Azwar Anas, yang telah dilantik menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) pada September lalu.

Hendra mengatakan, posisi yang saat ini ia dapatkan tidak terlepas dari kepercayaan Presiden RI Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

"Saya ucapkan terima kasih kepada beliau, Pak Presiden dan juga Ibu Megawati yang sudah memberi kepercayaan kepada saya di LKPP ini," kata Hendrar kepada media, Senin (10/10/2022).

Ia mengatakan, Megawati juga sempat mewanti-wanti Hendrar untuk berhati-hati dalam menjaga integritas saat menjalankan amanah barunya di LKPP. Apalagi, LKPP bersinggungan dengan banyak uang.

"Hati-hati. Itu duitnya banyak di situ jadi kamu mesti hati-hati. harus taat asas. Kalau perlu matanya ditutup, jangan tergoda hal-hal yang lain. Itu tadi pesannya, saya akan junjung tinggi integritas," ujarnya.

Hendrar pun sedikit menceritakan kedekatannya dengan Jokowi sebagai salah satu proses ditunjuknya ia sebagai Kepala LKPP yang baru. Salah satunya yakni dimulai saat keduanya sama-sama meniti karir politik di Jawa Tengah.

"Kalau saya dengan Pak Presiden karena sama-sama di Jawa Tengah pasti saya merasa saya bagian dari beliau. Pertama di saat dia (Jokowi) jadi walikota, saya waktu itu jadi Plt Walikota," kata Hendrar.

Tidak hanya itu, Hendrar menyebut, dirinya juga sempat menjadi bagian dari tim Jokowi saat mencalonkan diri sebagai Presiden. Oleh karena itu, ia merasa telah cukup memahami karakter Jokowi.

"Jadi insya Allah ya nggak ngerti banyak tentang beliau, tapi saya ada pemahaman karakter beliau yang tidak terlalu banyak dalam berkenalan. Tapi insya Allah kami profesional," jelasnya.



Simak Video " Alasan Jokowi Pilih Walkot Semarang Jadi kepala LKPP"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT