Ekonomi Tahun Depan Ditargetkan Tumbuh 5,3%, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

ADVERTISEMENT

Ekonomi Tahun Depan Ditargetkan Tumbuh 5,3%, Sri Mulyani: Sangat Ambisius

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 02 Des 2022 18:30 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi anggota dewan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, menyampaikan kerangka kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) tahun 2022, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/05/2021).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, APBN 2023 dirancang dengan desain optimis, tapi tetap waspada. Hal ini demi menghadapi tantangan tahun depan.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3% pada 2023. Terkait ini, Sri Mulyani menyebut angka tersebut sangat ambisius.

"Tantangan kita tahun depan, pertumbuhan ekonomi 5,3% itu sangat ambisius pada saat faktor-faktor, terutama dari global memperlemah ekspor, investasi, konsumsi," katanya dalam Rapimnas KADIN 2022 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022).

Apalagi tingkat suku bunga naik, nilai tukar dolar AS menguat dan negara-negara maju mengalami pelemahan ekonomi. Hal ini akan berdampak pada tingkat ekspor Indonesia pada 2023 tidak setinggi tahun ini.

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani menyebut APBN fokus menghadapi tantangan yang berubah-ubah. Salah satunya untuk investasi SDM supaya Indonesia bisa tetap kompetitif.

Sri Mulyani turut menyinggung manfaat pembangunan jalan tol selama pandemi COVID-19. Jalan tol membantu Indonesia lebih cepat dalam pemulihan ekonomi.

"Kita sudah lihat waktu pandemi, seandainya waktu itu jalan-jalan tol belum kita selesaikan, maka masyarakat nggak bisa terbang, naik kereta api dan mobil. Dengan adanya tol, recovery ekonomi kita sangat terbantu," pungkasnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT