Harga emas Antam hari ini, Jumat (3/4/2026) turun hingga Rp 65.000 per gram. Pengamat pasar Ibrahim menjelaskan pelemahan harga emas terjadi setelah pidato Trump pada hari Rabu lalu yang menyebut kemungkinan perang akan segera berakhir dalam beberapa minggu ke depan.
Pidato itu kata Ibrahim mendorong penguatan dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah, yang pada akhirnya menekan harga emas. Adapun sebenarnya, pergerakan harga emas logam mulia domestik umumnya mengikuti data perdagangan emas dunia pada hari sebelumnya yang mengalami koreksi.
" Jadi turunnya harga emas logam mulia ini karena kemarin kan pidato Trump ya. Pidato Trump yang kemungkinan besar 3 sampai 4 minggu ke depan perang ini akan usai. Dan dianggap bahwa perang di Selat Hormuz itu adalah investasi kan. Investasi jangka panjang buat Amerika. Nah, ini yang membuat apa? Membuat dolar menguat, kemudian harga minyak mentah terbang. Nah, pada saat harga minyak mentah naik, harga emas langsung terkoreksi," katanya saat dihubungi detikcom, Jumat (3/4/2026).
Meski begitu, Ibrahim bilang saat ini harga emas dunia mulai kembali stabil seiring berlanjutnya ketegangan geopolitik setelah Iran kembali melakukan serangan ke wilayah strategis di Timur Tengah.
Kondisi ini diperkirakan akan membuat harga emas Antam kembali naik pada Sabtu besok. Meskipun kenaikan tersebut hanya berkisar Rp 10.000-12.000 per gramnya.
"Nah yang sekarang ini kalau seandainya nanti bagus berarti di hari Sabtu logam mulia kemungkinan besar akan kembali mengalami kenaikan walaupun kenaikannya tidak signifikan mungkin bisa Rp 10.000 sampai Rp 12.000," katanya.
Dihubungi terpisah, Pengamat Pasar Uaang Ariston Tjendra juga berpandangan serupa. Di mana harga emas Antam selalu mengikuti pergerakan harga emas Loco London yang sangat volatil mengikuti perkembangan isu geopolitik dan ekonomi global.
"Saat ini fokus pelaku pasar ke isu perang AS Israel dan Iran. Pernyataan Trump terbaru seputar perang Iran mengubah pergerakan harga emas dengan cepat. Perang Iran ini juga terkait harga minyak mentah," katanya.
Ia mengatakan dengan lonjakan harga minyak mentah yang menembus US$ 100 per barel turut meningkatkan risiko inflasi global dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi
"Naiknya imbal hasil obligasi memberi tekanan ke harga emas global. Pasar mengalihkan aset nya ke obligasi terutama obligasi AS yang dipandang juga aset aman," katanya.
Sebagai informasi, Harga emas Antam hari ini turun tajam. Harga emas Antam 24 karat turun Rp 65.000 per gram menjadi Rp 2.857.000 per gram.
Berdasarkan situs Logam Mulia Antam, Jumat (3/4/2026), satuan harga emas hari ini yang terkecil ukuran 0,5 gram berada di angka Rp 1.478.500. Sementara harga emas 10 gram dijual dengan harga Rp 28.065.000 dan ukuran emas terbesar yakni 1.000 gram (1 kg) dibanderol Rp 2.797.600.000.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak dari rentang Rp 2.810.000 ke Rp 2.922.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, harga emas Antam cenderung melemah dari rentang Rp 3.122.000.
Sementara untuk buyback, harga emas juga ikut turun sebesar Rp 60.000 per gram menjadi Rp 2.577.000 per gram. Harga buyback adalah jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.
(hrp/hns)