Follow detikFinance
Jumat, 09 Nov 2018 18:54 WIB

BEI Ubah Pembobotan Indeks, Kualitas Saham Ini akan Turun

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah pembobotan indeks saham dengan menambahkan perhitungan rasio free float (batas minimum saham beredar di publik). Hal itu menyebabkan adanya perubahan pembobotan dalam indeks LQ45 dan indeks IDX30.

Penyesuaian indeks dengan free float adalah total saham scripless yang dimiliki oleh investor dengan kepemilikan kurang dari 5%. Rasio free float adalah jumlah saham free float relatif terhadap total saham tercatat.

Perhitungan likuiditas sendiri berisi nilai transaksi, frekuensi transaksi, jumlah hari transaksi di pasar reguler dan kapitalisasi pasar saham free float. Sementara untuk fundamentalnya berdasarkan kinerja keuangan, kepatuhan, dan lain-lain.


45 saham dengan nilai seleksi tertinggi dari pertimbangan itu merupakan saham terpilih sebagai konstituen Indeks LQ45.

Sementara untuk IDX30 dipilih dari 45 saham LQ45. Pertimbangannya dari sisi likuiditas diambil dari nilai transaksi, frekuensi transaksi, jumlah hari transaksi di pasar reguler dan kapitalisasi pasar saham free float. Sementara untuk fundamental diambil dari kinerja keuangan, kepatuhan, dan lain-lain.

BEI menilai penambahan bobot free float itu bisa memberikan gambaran riil nilai saham yang dapat diperoleh investor dengan mengecualikan nilai saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali/strategis.

Selain itu dipercaya dapat meningkatkan efisiensi portofolio dengan berkurangnya bobot saham-saham dengan free float rendah. Salah satu contoh emiten LQ45 dengan free float pas-pasan adalah PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).


BEI juga berharap, kebijakan itu bisa mendorong perusahaan tercatat untuk menambah porsi saham free float. Kebijakan ini dianggap telah menjadi common practice penghitungan
indeks oleh index providers dan bursa-bursa utama di dunia.

Mengutip CNBC Indonesia, berikut daftar saham yang akan mengalami penurunan pembobotan:

1. HMSP
2. UNVR
3. GGRM
4. ICBP
5. BRPT
6. JSMR
7. PTBA
8. MEDC
9. WSKT
10. ANTM (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed