Benarkah Ada Bandar di Saham LUCK yang Bikin Klien Jouska Rugi?

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 28 Jul 2020 18:00 WIB
Jouska
Foto: Instagram
Jakarta -

Ada satu kesamaan dari banyaknya klien Jouska Indonesia yang merasa dirugikan. Uang investasi mereka menyusut drastis lantaran dibelikan saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) oleh pihak Jouska.

Memang ada hal yang aneh. Para klien Jouska diarahkan untuk membuka Rekening Dana Nasabah di sekuritas yang berkode broker KK itu dengan aplikasi trading bernama POEMS.

Menariknya lagi, pihak Jouska disebut memiliki akses untuk transaksi di akun kliennya. Beberapa dari kliennya juga mengaku sudah meminta Jouska menjual saham LUCK tapi tak ditanggapi.

Saham LUCK sendiri pertama kali dicatatkan pada 28 November 2018 dengan harga penawaran Rp 285 per lembar. Saham ini memang sempat menguat tinggi hingga Rp 2.000-an, tapi sekarang nilai saham menyusut drastis tinggal Rp 300-an per lembar saham dan terus menurun.

Dari pergerakan sahamnya sejak IPO hingga saat ini terendus ada peran bandar dalamnya.

Founder Komunitas Wiguna Investment, Fransiskus Wiguna pada 24 Juli 2020 kemarin mengunggah konten video di akun Youtube-nya berjudul 'Modal 174.000 Lot, Bandar #LUCK Untung Besar'. Dalam video berdurasi 35 menit itu Fransiskus menjelaskan tentang adanya indikasi permainan bandar dalam pergerakan saham LUCK.

Kepada detikcom, Fransiskus kembali menjelaskan hal itu dengan analogi cerita Monkey Business. Jouska berperan sebagai kepala desa, kliennya adalah warga dan pengusaha adalah bandar yang menjual monyet alias saham LUCK.

"Dalam cerita Monkey Business tersebut si pengusaha yang sudah punya semua supply monyet bilang bahwa dia akan pergi keluar desa dan menjual semua monyetnya di harga 100, dan ketika si pengusaha tersebut kembali dia akan buyback monyetnya seharga 350," terangnya kepada detikcom, Senin (27/7/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Kemenkominfo Soal Pemblokiran Website Jouska"
[Gambas:Video 20detik]