Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Dibuka Menguat ke 5.136

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 14 Okt 2020 09:09 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. IHSG dibuka menguat 5 poin (0,09%) ke level 5.136. Sementara Indeks LQ45 dibuka negatif 0,8 poin (0,11%) ke level 782.

Pada pukul 09.08, IHSG berbalik melemah 3,6 poin (0,08%) ke level 5.128. Indeks LQ45 juga ikut turun 0,4 poin (0,08%) ke 782.

Sedangkan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.680.

Sementara itu bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup melemah. Dow Jones ditutup 28,679.81 (-0.55%), NASDAQ ditutup 11,863.90 (-0.10%), S&P 500 ditutup 3,511.93 (-0.35%). Bursa saham AS ditutup melemah setelah 4 hari berturut-turut mengalami penguatan.

Penurunan didorong oleh beberapa hal yang baru dicerna investor yaitu vaksin dari Johnson & Johnson menghentikan percobaan vaksin setelah ada laporan efek samping yang negatif. Stimulus dana di AS masih belum ada titik cerah dan senat berencana untuk melakukan voting pada akhir bulan.

Bursa saham Asia mengalami penurunan mengikuti pergerakan bursa AS. Investor di Asia menanti pidato dari Presiden Xi Jinping atas rencana reformasi Shenzhen sebagai zona ekonomi khusus.

Sementara Bursa Asia pagi ini 'kebakaran'. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 melemah 61 poin ke 23.540
  • Indeks Hang Seng turun 135 poin ke 24.513
  • Indeks Shanghai turun 13 poin ke 3.346
  • Indeks Strait Times melemah 12 poin ke 2.555
(ara/ara)