IPO Anak Usaha Adhi Karya Tertunda, Imbas Corona

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 15 Des 2020 12:05 WIB
Sektor properti menjadi salah satu motor penggerak nasional. Perusahaan properti biasanya bergantung pada perbankan untuk pembiayaan proyek.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk tertunda imbas pandemi COVID-19. Padahal, sudah ada beberapa anak usaha yang sebelumnya direncanakan untuk IPO.

Untuk IPO PT Adhi Persada Gedung (APG) dan PT Adhi Commuter Properti (ACP) bahkan sudah dibicarakan sejak tahun lalu. Sayangnya, pandemi virus Corona mewabah di tahun ini.

"Memang kalau anak usaha yang direncanakan untuk segera IPO kalau beberapa, kita merencanakan sejak 2019 lalu itu untuk APG dan ACP. Tetapi karena situasi kondisi market, kemudian juga situasi kondisi daya beli, apalagi pandemi ini semuanya itu tertunda," kata Direktur Utama ADHI Entus Asnawi Mukhson dalam paparan publik secara virtual, di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Namun, jika kondisi di atas berubah, kemudian waktu pengoperasian proyek LRT yang mereka garap juga sudah semakin jelas, maka ada peluang untuk IPO ACP.

"Tapi kita tetap memperhatikan kondisi market juga apakah tepat, nanti kita juga akan minta masukan ke pemegang saham Adhi, kemudian ke konsultan-konsultan yang memahami tentang market-nya properti," papar dia.

Di sisi lain, pihaknya juga sedang menyiapkan IPO pada anak usaha yang lain, yakni APG dan PT Adhi Persada Beton (APB). Jika memungkinkan, IPO akan dilakukan tahun ini juga.

"Kami siapkan untuk anak-anak (usaha) yang lainnya seperti misalnya APG dan APB. Kita lihat situasinya, kalau misalnya bisa tahun ini dilakukan secara bersama-sama ya kita akan lakukan dengan syarat-syarat (IPO) tadi, dan kalau tidak, kita geser ke tahun depannya," tambahnya.

(toy/fdl)