Saham Alibaba Rontok 4%, Ini Biang Keroknya

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 10:47 WIB
Markas Alibaba
Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta -

Saham raksasa teknologi China, Alibaba merosot 4,73% pada Senin. Hal itu disebabkan regulator China memerintahkan Ant Group memperbaiki bisnis di tengah dugaan praktik monopoli.

Anjloknya saham Alibaba menambah kerugian perusahaan yang sahamnya juga telah menurun pada Kamis lalu, setelah pemerintah China memulai investigasi kepada raksasa e-commerce China itu.

Dikutip dari CNBC, Senin (28/12/2020), saham perusahaan teknologi China lainnya yang terdaftar di Hong Kong juga ikut menurun, saham Tencent turun 3,24% sementara Meituan tergelincir 2,29%. Indeks Hang Seng Tech merosot 1,74%.

Sementara itu, berbeda dengan saham di Asia yang naik lebih tinggi pada Senin pagi ini. Indeks saham di Jepang, Nikkei 225 naik 0,28% sedangkan indeks Topix naik 0,1%. Kospi Korea Selatan naik 0,41%.

Indeks Hang Seng, Hong Kong diperdagangkan 0,22% lebih tinggi. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,18% lebih tinggi.

Indeks dolar AS turun menjadi 90,233 dari level di atas 90,4. Yen Jepang diperdagangkan pada 103,57 per dolar AS, naik dari 103,4. Dolar Australia naik menjadi A$ 0,7603 dari nilai A$ 0,75 minggu lalu.

Selain saham, harga minyak tercatat turun di pagi ini, dengan patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun sekitar 0,1% menjadi US$ 51,23 per barel. Minyak mentah berjangka AS juga turun sedikit menjadi US$ 48,20 per barel.

(ara/ara)