Orang Kaya Gara-gara Saham Tesla Punya 'Geng' Bernama Teslanaires

Aulia Damayanti - detikFinance
Rabu, 30 Des 2020 09:51 WIB
CORTE MADERA, CA - AUGUST 02:  The Tesla logo appears on a brand new Tesla Model S on August 2, 2017 in Corte Madera, California. Tesla will report second-quarter earnings today after the closing bell.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Tesla/Foto: Justin Sullivan/Getty Images

Saham perusahaan milik salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk saat ini menjadi paling berharga di dunia. Bahkan menjadi salah satu dari 10 perusahaan paling bernilai di S&P 500.

Tesla yang resmi bergabung di indeks saham terbesar di AS bulan ini, kedudukannya kini sejajar dengan raksasa teknologi Apple, Microsoft, dan Facebook.

Tidak hanya itu, saham Tesla sekarang bernilai lebih dari gabungan valuasi sejumlah produsen transportasi General Motors, Ford, Fiat Chrysler Automobiles, dan Toyota. Meskipun jumlah mobil yang diproduksi Tesla masih jauh lebih dari sedikit dari saingannya itu.

Sebagian besar pertumbuhan harga saham Tesla berasal dari penjualan mobilnya yang meningkat, tingginya permintaan yang kuat dari China dan harapan subsidi untuk kendaraan listrik. Pergeseran menuju mobil listrik secara global telah menempatkan perusahaan mobil seperti Tesla di posisi yang tepat saat ini.

Banyak investor juga percaya akan ada pertumbuhan yang kuat yang akan datang dari bisnis Tesla lainnya. Bisnis lain itu, termasuk perangkat lunak swakemudi dan penyimpanan daya baterai.

Halaman

(ara/ara)