Terpopuler Sepekan

Heboh Raffi Ahmad-Ari Lasso Promosikan Saham MCAS

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 09 Jan 2021 13:45 WIB
Raffi Ahmad
Foto: Dok. Instagram/raffinagita1717
Jakarta -

Sepekan ini pasar modal dihebohkan dengan deretan influencer yang mempromosikan saham. Raffi Ahmad dan Ari Lasso menjadi sorotan publik karena merekomendasikan saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) di akun media sosialnya.

Kehebohan itu memancing Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku wasit pasar modal untuk buka suara. BEI merespons dan akan memanggil mereka dan para influencer lainnya yang melakukan rekomendasi saham.

Direktur Perdagangan dan Penilaian Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengatakan pihaknya akan mengajak diskusi para influencer tersebut.

"Kita akan ajak diskusi para influencer ini untuk diskusi," kata dia kepada wartawan, dikutip Selasa (5/1/2021).

Di satu sisi, otoritas bursa menyambut positif influencer tersebut, dalam hal ini Raffi Ahmad dan Ari, yang berbicara saham MCAS. Tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh mereka.

"Perlu mengingatkan mereka akan tanggung jawab moral mereka untuk para follower-nya dan kemungkinan potensi tuntutan hukum dari para pengikutnya apabila ada yang bisa dikecewakan. Kita juga mengajak mereka ikut Sekolah Pasar Modal bagi yang belum pernah mengikuti," tambahnya.

Raffi dalam unggahan video di akun Instagram-nya, @raffinagita1717, mengatakan baru pertama kali terjun di dunia saham dan langsung melirik MCAS.

"Hai gais, gua Raffi Ahmad, gua cuma pengin sharing, berbagi sedikit pengalaman sama kalian semuanya. Ini pertama kalinya gua menginvestasikan tabungan gua di satu perusahaan yang namanya M Cash," katanya dikutip detikcom.

Ari Lasso, mantan vokalis Dewa 19, juga membeberkan pengalamannya terjun ke dunia saham. Di masa pandemi ini, dia mengatakan ada satu saham yang luar biasa menarik, yaitu M Cash, karena dalam beberapa bulan ini saham MCAS naik sangat signifikan.

"Ini bukan endorse, ini bukan apa pun, saya cuma pengin berbagi teman-teman agar memikirkan kesadaran berinvestasi dengan instrumen yang tepat. Oke? Selamat belajar tentang investasi. Kita harus belajar mempersiapkan masa depan kita," tutupnya.

(das/eds)