Terpopuler Sepekan

Sad! Baru IPO Saham Klub Malam Wulan Guritno Terjun ke Gocap

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 29 Mei 2021 11:45 WIB
Wulan Guritno saat ditemui di kawasan Lebak Bulus.
Wulan Guritno/Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) harus menerima kenyataan bahwa harga sahamnya kini masuk ke level Rp 50 per lembar atau saham gocap. Kejadian tersebut berlangsung tidak lama setelah perusahaan yang di dalamnya ada Wulan Guritno melantai di pasar modal atau IPO.

Emiten berkode LUCY ini melantai di bursa melalui IPO pada tanggal 5 Mei 2021, dengan begitu baru sekitar dua pekan lebih. Pada penawaran awalnya, saham pemilik klub malam Lucy in The Sky ini ditawarkan sebesar Rp 100 per lembar. Tak lama setelah dicatatkan pada pembukaan perdagangan nilainya langsung bertambah 10 poin atau naik 10% menjadi Rp 110 per lembar.

Di hari kedua, nilai saham ini sempat naik tipis 1,82% ke level Rp 112 per lembar. Akan tetapi, mulai hari ketiga nilainya perlahan turun. Di hari ketiga, nilai saham ini langsung anjlok -9,82% menjadi Rp 101 per lembar, hari keempat merosot lagi -9,90% menjadi Rp 91 per lembar. Lalu, hari kelima turun -9,89% menjadi Rp 82 per lembar.

Hari selanjutnya memasuki pekan baru anjlok lagi -9,76% menjadi Rp 74 per lembar, anjlok lagi -9,46% menjadi 67%, lalu 3 hari terakhir juga turun berturut-turut -8,96%, -9,84%, dan Jumat kemarin turun lagi -9,09% menjadi Rp 50 per lembar.

Dikutip dari RTI, Sabtu (22/5/2021) dua hari pertama saham ini naik 11,82%, akan tetapi 8 hari selanjutnya turun -76,72%.

Untuk diketahui, perusahaan pemilik jaringan klub malam Lucy in The Sky itu melepas 337.500.000 lembar saham atau setara 32,61% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Jika dihitung dari harga penawaran awal Rp 100 maka total dana yang diraih mencapai Rp 33,75 miliar.

"Setelah melewati masa pandemi untuk ke depannya ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk melakukan ekspansi. Sebagai pelopor konsep rooftop dan outdoor melalui Lucy In The Sky kami akan melakukan pengembangan gerai di Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia," kata Direktur Utama LUCY Andaru Tahir dalam seremoni virtual pencatatan perdana saham LUCY, Rabu (5/5/2021).

Setelah IPO perusahaan berencana membuka tujuh gerai lainnya dengan tema Rooftop Garden, Lucy by The Beach dan Park by Lucy. Selain itu, perusahaan akan menggandeng merek burger ternama seperti Lawless Burger dan Pizzza Dealer.

"Semoga stakeholders dapat melihat prospek cerah dalam rencana bisnis F&B kami ke depan. Sebagai salah satu perseroan yang tercatat di BEI kami akan selalu meningkatkan kualitas dan layanan ke seluruh stakeholders dan partner bisnis kami," kata Komisaris LUCY Wulan Guritno.

Gerai-gerai baru tersebut sebagian akan dibuka di Jakarta. Namun perseroan juga hendak melakukan ekspansi ke tiga kota besar lain di Indonesia yaitu Surabaya, Bandung, dan Bali. Pembukaan gerai-gerai baru tersebut ditarget bisa mulai terlaksana di semester II-2022.

Sejauh ini, perseroan sedang dalam proses negosiasi dengan pemilik tempat di Senopati, Little Tokyo Blok M, PIK 2, dan Sarinah. Sedangkan di Surabaya, Bandung, dan Bali masih dalam tahap perencanaan desain dan juga studi pasar.

(hek/ara)