Siapin Kocek, Ada Pengembang Properti Mau Masuk Bursa Bulan Ini

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 01 Jun 2021 16:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 26 poin mengekor penguatan bursa global semalam. Aksi beli asing kembali muncul setelah kemarin menjual saham. Membuka perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 32,408 poin (0,64%) ke level 5.061,752.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Triniti Dinamik Group bakal melantai di bursa melalui skema IPO pada awal Juni 2021. Perusahaan bidang usaha real estate dan pengembangan properti ini menargetkan bisa meraup dana dari pasar sekitar Rp 150 miliar.

Presiden direktur Triniti Dinamik Group, Samuel Stepanus Huang manajemen telah menyelesaikan proses administrasi yang disyaratkan oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat ini Triniti Dinamik Group melalui PT Triniti Dinamik telah mengantongi persetujuan dari Bursa dan OJK untuk melantai di Bursa pada awal bulan Juni
2021.

"Kami sangat bersyukur seluruh seluruh urusan administrasi sudah diselesaikan, saat ini adalah sedang proses track ketiga, yang kami harapkan di awal Juni, yaitu 1-2 minggu dari sekarang sudah bisa melihat Tiniti Dinamik Group dengan kode saham TRUE akan melantai di bursa," kata Samuel dalam acara soft launching The SMITH-
Office, SOHO & Residence, Minggu (30/5/2021).

Pada awal Juni 2021, Samuel mengungkapkan perusahaan akan melepas saham ke publik sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Mengenai pemanfaatan dana dari IPO ini, Samuel mengatakan akan disalurkan ke tiga bagia. Pertama, untuk membayar kebutuhan pengadaan tahan tahap kedua di Batam. Lahan tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk pembangunan rumah tapak.

Kedua, untuk biaya operasional perusahaan. Ketiga, untuk biaya investasi penambahan kantor baru atau office space di masa pandemi COVID-19.

Presiden Komisaris Triniti Dinamik Group, Heriyanto Tandra mengungkapkan manajemen optimis bisa meraup dana publik sesuai dengan yang ditargetkan perusahaan.

Menurut dia, langkah Triniti Dinamik Group berkomitmen menggarap semua pembangunan proyek yang direncanakan agar proses IPO berjalan sesuai target.

"Satu hal optimisme kami dengan terus melanjutkan projek dengan terus membangun di saat banyak sekali teman kami mangkrak, yang berpikir ulang dan menjadi pesimisme," kata dia.

Pembangunan properti, dikatakan Heriyanto saat ini masih memiliki peminat tinggi. Apalagi di tanah air didominasi kelompok milenial. Perusahaan juga memiliki rencana mengubah strategi penyediaan properti ke arah milenial.

"Mungkin nanti kita akan lebih fokus terhadap apa yang dibutuhkan dengan perubahan dari tatan ekonomi ini, kalau dulu mungkin kita banyak membangun mewah, premium, kalau sekarang lebih banyak yang bisa diserap oleh market, yang dibutuhkan misalnya milenial, atau mungkin nanti kita bangun yang tapak yang middle low tidak terbatas di Jakarta atau tempat lainnya," ujarnya.

"Dengan satu komitmen seperti ini membuat kami optimis dan investor luar biasa, konsumen optimis dengan projek kami yang begitu launching cukup terserap dengan baik," tambahnya.

Dapat diketahui, Triniti Dinamik Group melakukan soft launching pembangunan proyek terbarunya, The SMITH-Office, SOHO & Residence. The Smith merupakan salah satu proyek unggulan PT Triniti Dinamik yang hanya terdiri dari 652 unit, yaitu office sebanyak 112 unit, SOHO sebanyak 100 unit dan residential sebanyak 440 unit.

Sejumlah fasilitas umum yang disediakan untuk para penghuninya, termasuk kolam renang, fitness centre, sky lounge, gaming room dan satu lantai, khusus dipersiapkan untuk co-working space.

Founder Triniti Dinamik Group, Bong Chandra menuturkan, kehadiran The SMITH diharapkan memberikan solusi yang tepat bagi para perusahaan start up yang berkaitan dengan kemajuan teknologi.

"The SMITH dikonsep sebagai rumah pelaku bisnis start up company seperti Silicon Valley di Amerika. Salah satunya fasilitas VIP yang turut mendukung adalah ketersediaan satu lantai, khusus untuk bisnis center dan bekerja sama dengan Go Work," jelas Bong Chandra.

The SMITH merupakan bangunan mixed used pertama di dalam kawasan Alam Sutera yang mengusung konsep 3.0, yaitu status, profesional dan community. Setiap tenant
perkantoran memiliki Status yang prestisius karena dapat menampilkan video profile perusahaannya di Giant LED yang tersedia di Grand Lobby.

Selain itu, satu lantai khusus yang tersedia bagi para pemilik VIP pass dapat menikmati co-working space, yang menyediakan reseptionis, ruang meeting (lengkap dengan proyektor, smart TV, white board dan perlengkapan kantor lainnya), conference room dan auditorium.

Selain dibangun oleh kontraktor utama ternama di Indonesia, TOTAL Bangun Persada, The SMITH juga memilih material premium seperti sanitair dari Kohler, lift dari Kone, marmer Itali dari Fagetti, Facade dari YKK AP, premium kitchen set dengan top table dari Homarkindo.

(hek/dna)