Saham Kimia Farma cs Terbang Tinggi di Hari Pertama Vaksin Berbayar

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 12 Jul 2021 10:03 WIB
Menurut peneliti, vaksin buatan Modern Inc dikabarkan mampu untuk menangkal COVID-19 varian Delta.
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Saham perusahaan farmasi kompak berada di zona hijau pagi ini. Kenaikan tertinggi tampak pada saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

Saham Kimia Farma naik signifikan sejalan dengan pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu atau vaksinasi berbayar yang sejatinya dimulai hari ini. Sebagai tahap awal, layanan tersebut dibuka di 8 klinik di 6 kota Jawa dan Bali.

Adapun pelaksanaan vaksin gotong royong sendiri akhirnya ditunda hari ini. Melalui keterangan resminya,pelaksanaan vaksinasi COVID-19 gotong royong individu ini baru akan dimulai Kamis pekan ini.Alasan vaksinasi COVID-19 mandiri individu ditunda ialah banyaknya antusias dan pertanyaan yang masuk terkait vaksin COVID-19 berbayar.

Namun penundaan tersebut tak membendung laju harga saham-saham farmasi. Berdasarkan data RTI, Senin (12/7/2021), KAEF langsung melesat di awal perdagangan. Saham tersebut naik Rp 380 atau sebanyak 12,06% ke level Rp 3.530 per saham pada pukul 9.05 WIB.

Saham Kimia Farma dibuka pada level Rp 3.230 per saham. Pagi ini, saham perusahaan anggota holding BUMN farmasi tersebut bergerak di antara level Rp 3.200 hingga Rp 3.670 per saham.

Saham PT Indofarma Tbk (INAF) juga tak mau kalah. INAF naik sebanyak Rp 230 atau 7,49% ke level Rp 3.300 per saham. Saham INAF ditransaksikan pada level antara Rp 3.100 hingga Rp 3.410 per saham.

Senada, PT Phapros Tbk (PEHA) juga naik cukup tinggi. Saham tersebut meningkat Rp 70 atau sebanyak 5,98% ke level Rp 1.240 per saham.

Sementara, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik Rp 25 atau 1,89% ke level Rp 1.345 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga tampak cerah hari ini. IHSG berada pada level 6.063,27 atau naik sebanyak 23,43 poin (0,39%). IHSG bergerak antara level 6.055,98 hingga 6.085,39.

(acd/eds)