Perusahaan Cat Milik Crazy Rich Surabaya Mau IPO, Bidik Rp 5,76 T

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 12 Nov 2021 17:20 WIB
Saham PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) melejit pada perdagangan Selasa (5/1/2021) gegara Raffi Ahmad dan Ari Lasso mempromosikannya.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Produsen cat PT Avia Avian Tbk atau yang lebih dikenal dengan Avian Brands akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 10% saham ke publik, baik investor domestik dan internasional.

Avian Brands merupakan perusahaan milik crazy rich Surabaya Hermanto Tanoko yang masuk dalam daftar orang terkaya di Indonesia versi majalah Forbes 2020. Avia Avian akan menawarkan 6,2 miliar saham baru dengan nilai nominal masing-masing saham Rp 10 atau setara dengan 10% dari modal yang ditempatkan.

Mandiri Sekuritas ditunjuk menjadi pelaksana emisi efek. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengungkapkan harga penawaran ini di kisaran Rp 780 per saham hingga Rp 930 per saham.

Dari IPO ini potensi dana yang bisa diraup oleh Avia Avian sebesar Rp 5,76 triliun. Dalam aksi korporasi ini 2% saham untuk program alokasi kepada karyawan atau Employee Stock Allocation (ESA) sebanyak 124.000.000 saham dengan harga ESA yang sama dengan harga penawaran.

Sesuai rencana, roadshow dan penawaran awal (bookbuilding) saham Avian Brands akan dilangsungkan pada 12-18 November 2021. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 29 November 2021. Selanjutnya, masa penawaran umum rencananya akan dilaksanakan pada 1 sd 3 Desember 2021 dan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Desember 2021.

Avian Brands akan menggunakan dana hasil IPO untuk modal kerja, belanja modal (capital expenditure), dan pembayaran kembali utang bank Avian Brands dan entitas anak.

Keperluan belanja modal tersebut adalah termasuk untuk pembelanjaan modal fasilitas manufaktur ketiga milik Avian Brands yang baru di Cirebon, yang diperkirakan selesai dibangun pada tahun 2025 dan akan menjadi fasilitas manufaktur Avian Brands yang terbesar dengan perkiraan kapasitas produksi sebesar 225.000 metrik ton per tahun, untuk mendukung rencana pertumbuhan dan ekspansi Avian Brands.

"Sebagai pemimpin pasar di industri cat dekoratif, dengan pusat distribusi terbanyak di Indonesia per 31 Mei 2021 berdasarkan laporan Frost & Sullivan, Avian Brands sangat siap untuk menangkap kesempatan yang ada. Avian Brands memiliki varian produk portofolio yang lengkap dan berhasil membentuk pusat distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara," ujar Wakil Direktur Utama Avia Avian Ruslan Tanoko dalam konferensi pers virtual, Jumat (12/11/2021).

Berlanjut ke halaman berikutnya.



Simak Video " Tips Sukses Dari Bos Cat Avian Untuk Generasi Milenial"
[Gambas:Video 20detik]