×
Ad

IHSG Meleset dari Ramalan Pemerintah, Masih Anjlok 5% ke 7.887

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 02 Feb 2026 12:42 WIB
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah sepanjang sesi I perdagangan hari ini, Senin (2/2). Padahal sebelumnya, indeks saham diprediksi menguat oleh sejumlah pejabat negara.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, IHSG melemah 5,31% ke level 7.887,16 hingga sesi satu perdagangan hari ini. IHSG bahkan sempat melemah hingga level terendahnya pada 7.858,39.

Hingga saat ini, tercatat volume perdagangan sebanyak 35,35 miliar dengan nilai Rp 18,94 triliun. Hari ini tercatat mayoritas emiten kebakaran, yakni sebanyak 715 saham melemah, 65 saham menguat, dan 33 saham stagnan.

Berdasarkan analisis MNC Sekuritas, perdagangan pagi ini dibebani oleh sejumlah saham konglomerasi. Di antaranya, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melemah 14,73% ke harga Rp 220 per lembar saham. Kemudian PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 12,83% ke harga Rp 3.670 per lembar saham.

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melemah 14,81% ke harga Rp 460 per lembar saham. Selain itu PT Petrosea Tbk (PTRO) melemah 14,89% ke harga Rp 6.000 per lembar saham. Kemudian juga PT RMK Energy Tbk (RMKE) yang melemah 13,27% ke harga Rp 4.380 per lembar saham.

Sebelumnya, sejumlah pejabat pemerintah meyakini IHSG dapat melanjutkan tren penguatan usai trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham pada Rabu dan Kamis (28-29 Januari). Pada Jumat (30/1), diketahui IHSG menguat 1,18% ke level 8.329,60.




(ahi/ara)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork