×
Ad

OJK-BEI Ajukan Proposal Transparansi Bursa ke MSCI, Ini Isinya

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 03 Feb 2026 08:30 WIB
Konferensi pers hasil pertemuan perwakilan pemerintah Indonesia (OJK, BEI, Danantara) dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).Foto: Andi Hidayat/detikcom
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) rampung menggelar pertemuan secara virtual dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam pertemuan tersebut, OJK-BEI mengajukan proposal solusi terhadap sejumlah tuntutan transparansi yang diminta MSCI.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, mengatakan proposal tersebut mencakup dua poin utama. Pertama, pengungkapan ultimate beneficial ownership (UBO) atau penerima manfaat akhir.

Kedua, terkait likuiditas yang mendorong peningkatan free float yang tengah didorong oleh OJK dalam waktu dekat. Ia menyebut, otoritas pasar modal juga telah menyiapkan sejumlah aksi untuk mendorong hal tersebut.

"OJK bersama, Bursa, dan KSEI telah mengajukan proposal solusi yang pada prinsipnya menjawab keseluruhan concern dan isu yang terkait 2 hal utama tadi. Kemudian kami sudah memiliki rencana untuk melakukan pemenuhan atas semua isu yang terkait," ungkap Hasan dalam konferensi persnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Ia mengatakan, OJK dan BEI juga akan melakukan pengungkapan kepemilikan saham dengan porsi di bawah 5% hingga 1%. Selain itu, OJK dan BEI juga akan lebih merinci klasifikasi investor yang selama ini dikelola oleh KSEI.

Terkait klasifikasi investor, akan ada 27 sub-tipe investor yang akan mengungkapkan penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham emiten. Terakhir, OJK dan BEI juga telah mengajukan proposal terkait rencana kenaikan free float saham dari 7,5% ke 15% secara bertahap.

"Diskusi pada pertemuan itu berlangsung dengan sangat baik dan kemudian kami mencanangkan akan dilakukan kembali pembahasan di level pertemuan di tingkat teknis," jelasnya.

Hasan menambahkan, MSCI juga memberikan panduan untuk metodologi penghitungan saham. Otoritas pasar modal juga sepakat untuk melakukan pembaruan kepada publik terkait dua solusi tersebut.

"Kita bersepakat dan kami akan melakukan regular update kepada publik terkait dengan progres apa yang kami komitkan untuk disediakan sebagai bagian dari menghadirkan transparansi dimaksud. Jadi mudah-mudahan ini menjadi progres yang baik yang pada saatnya tentu melalui evaluasi akhir kita berharap akan mendapatkan konfirmasi penerimaan pada saat ini," pungkasnya.

Lihat Video Danantara Nimbrung di Pertemuan MSCI-OJK




(ahi/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork