×
Ad

IHSG Menguat Sebelum Lebaran, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini!

- detikFinance
Rabu, 25 Mar 2026 09:08 WIB

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona positif pada perdagangan Selasa (17/3) dengan kenaikan 1,20% ke level 7.106,84. Penguatan ini ditopang oleh saham DCII yang naik 5,80%, TLKM menguat 3,04%, serta MDKA yang melonjak 8,17%. Sebaliknya, saham BREN turun 2,93%, ASII melemah 0,85%, dan GOTO terkoreksi 1,92%.

Aktivitas investor asing menunjukkan beli bersih Rp155,35 miliar di pasar reguler, namun secara keseluruhan masih mencatatkan jual bersih Rp679,10 miliar. Secara sektoral, seluruh sektor bergerak menguat dengan sektor transportasi memimpin kenaikan sebesar 3,69%.

Di pasar global, bursa saham Amerika Serikat kompak melemah. Indeks Dow Jones turun 0,18% ke 46.124, disusul S&P 500 yang terkoreksi 0,37% ke 6.556 dan Nasdaq turun 0,84% ke 21.761. Pelemahan ini dipicu oleh ketidakpastian terkait proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang melibatkan sejumlah negara mediator. Dampaknya, indeks ETF EIDO ikut turun 1,04%, meski indeks MSCI Indonesia masih mencatat kenaikan sebesar 0,69%.

Dari dalam negeri, pemerintah mendorong peningkatan produksi batu bara nasional pada tahun ini di atas rencana awal 600 juta ton. Kebijakan tersebut juga disertai rencana pengenaan pungutan ekspor guna menjaga kondisi fiskal.

Hingga pertengahan Maret, realisasi persetujuan RKAB telah mencapai 400 juta ton. Pemerintah juga tengah mempercepat proses persetujuan lanjutan, termasuk membuka peluang penyesuaian volume bagi produsen tertentu. Kondisi ini dinilai memberikan ruang bagi emiten batu bara dengan porsi ekspor besar seperti ITMG, HRUM, dan AADI.

Berita Emiten

Pyridam Farma (PYFA)

PYFA menyiapkan aksi penambahan modal melalui penerbitan hingga 5,7 miliar saham baru yang akan disertai dengan waran. Rencana ini masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 22 April mendatang. Dana yang dihimpun akan difokuskan untuk rencana akuisisi fasilitas produksi milik Mayne Pharma di Australia Selatan serta mendukung penguatan struktur permodalan.

Langkah ini melanjutkan ekspansi PYFA di pasar internasional setelah sebelumnya mengakuisisi Probiotec, perusahaan manufaktur dan distribusi farmasi di Australia, pada Juni 2024 dengan nilai transaksi mencapai USD 251,32 juta. Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan dalam memperluas kapasitas produksi dan jangkauan bisnis di sektor farmasi.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Lihat juga Video: Melemahnya Bursa AS Berdampak ke IHSG?




(ang/ang)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork