PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membukukan pertumbuhan laba bersih sepanjang 2025. Pertumbuhan ini naik seiring terkoreksinya pendapatan Gudang Garam tahun buku 2025.
Dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (31/3/2026), laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 1,5 triliun. Angka tersebut naik 58,6% dibandingkan laba bersih tahun buku 2024, yakni sebesar Rp 980,8 miliar.
Dari sisi pendapatan, Gudang Garam mencatat koreksi sebesar 9,4% menjadi Rp 89,36 triliun sepanjang 2025. Sementara pada tahun buku 2024, Gudang Garam membukukan pendapatan sebesar Rp 98,65 triliun.
Baca juga: Gudang Garam Cetak Laba Rp 1,1 T, Naik 11% |
Kemudian untuk biaya pokok pendapatan tercatat menyusut menjadi Rp 80,38 triliun sepanjang tahun 2025. Selanjutnya laba bruto perseroan tercatat menyusut menjadi Rp 8,98 triliun dari Rp 9,37 triliun pada 2024.
Hingga akhir tahun 2025, Gudang Garam membukukan total aset sebesar Rp 75,2 triliun. Sementara untuk total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp 12,68 triliun dengan ekuitas sebesar Rp 62,57 triliun hingga akhir Desember 2025.
Simak Video "Video: IHSG Anjlok 9% Usai Libur Lebaran, Langsung Trading Halt"
(ahi/ara)