×
Ad

Eks Kapolri Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Andi Hidayat - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2026 15:02 WIB
Foto: Aisyah Kamaliah/detikINET
Jakarta -

PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan jajaran pengurus baru dewan komisaris dan direksi berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Kamis (11/6/2026). Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Sutarman sebagai Komisaris Independen sekaligus Komisaris Utama.

Diketahui, Sutarman adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pengangkatan Sutarman sebagai Komisaris Utama dianggap sebagai langkah strategis dari regenerasi dan penguatan tata kelola perseroan.

Sutarman dinilai memiliki keahlian di bidang keamanan siber (cybersecurity) sesuai dengan sosok yang dibutuhkan perusahaan. Apalagi Bukalapak merupakan perusahaan yang menggunakan teknologi secara ekstensif.

"Dengan pengalaman dan kontribusi beliau yang luas, khususnya dalam bidang kepemimpinan, tata kelola, dan keamanan siber, kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi Perseroan dalam menghadapi perkembangan industri digital yang terus berkembang serta mendukung pertumbuhan Perseroan yang berkelanjutan," ungkap Komisaris Utama Perseroan, Adi Wardhana Sariaatmadja, dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (12/6/2026).

Selain itu, para pemegang saham Bukalapak juga menyetujui pengangkatan Natalia Firmansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama pengganti Willix Halim yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Kemudian pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur Bukalapak.

Ke depan, Natalia akan memimpin Bukalapak sementara hingga pengangkatan Direktur Utama dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi perusahaan. Susunan pengurus ini diharapkan dapat menavigasi dinamika industri digital yang bergerak cepat.

Selanjutnya, Bukalapak juga mengumumkan purna bakti Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen sekaligus ESG Ambassador perseroan. Putri dari Presiden Abdurrahman Wahid ini disebut telah memberi perspektif dan nilai tambah untuk mendukung pertumbuhan Bukalapak yang berkelanjutan.



Simak Video "Video: Hati-hati! Ini Tandanya Jika Akun Gmail Sudah Diretas"

(acd/acd)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork