Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Agu 2019 09:50 WIB

PLTP Dieng 10 MW Beroperasi Akhir 2020

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: Ist Foto: Ist
Jakarta - Proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi 1 x 10 MW di Dieng mulai dikerjakan. Proyek pembangkit listrik skala kecil (small scale) ini akan rampung pada 2020.

Sebagai tindak lanjut dari groundbreaking proyek tersebut pada 10 Juli lalu, PT Geo Dipa Energi (Persero) melakukan seremoni penandatanganan kontrak dengan PT Inti Karya Persada Tehnik untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Small Scale Tenaga Panas Bumi 1 x 10 MW Propinsi Jawa Tengah, Indonesia, pekan ini.

Seremoni tersebut merupakan salah satu acara di Opening Ceremony The 7th Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2019 yang digelar oleh Asosiasi Panas Bumi Indonesia.

Kontrak tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero), Riki Firmandha Ibrahim dan Presiden Direktur PT Inti Karya Persada Tehnik, Yasuhiro Hime, disaksikan oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar di depan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla yang pada saat itu berkesempatan membuka The 7th IIGCE 2019.


Proyek yang bernilai hampir US$ 19 juta ini mendapat pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Riki Firmandha mengatakan, penandatanganan Perjanjian Kredit untuk Pendanaan Pembangunan PLTP Dieng Small Scale (1 x 10MW) juga dilaksanakan saat groundbreaking kemarin.

"Penandatanganan kontrak ini adalah langkah konkret Rencana Jangka Panjang Perusahaan sebagai BUMN Panas Bumi dan Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan dalam mendukung program Pemerintah untuk penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat peningkatan ekonomi Indonesia," kata dia dalam keterangan resmi, Jumat (16/8/2019).

Dikatakannya, PLTP Small Scale Dieng adalah pembangkit skala kecil pertama Indonesia yang ditargetkan beroperasi secara komersial di akhir tahun 2020. Sehingga Geo Dipa akan menambah pasokan produksi listriknya sebesar 130 MW. Tambahan pasokan ini merupakan pemenuhan kewajiban GeoDipa untuk mengembangkan kontrak area Dieng hingga 400 MW.


"PLTP Small Scale Dieng sebesar 10 MW yang akan beroperasi pada akhir tahun 2020 telah masuk dalam program strategis nasional RUPTL (2019-2018), Road Map Panas Bumi EBTKE 2017-2025, juga termasuk Kegiatan Prioritas Pemantauan Kantor Staf Presiden Jokowi yang selalu dimonitor guna peningkatan Kapasitas Terpasang PLTP di Indonesia," lanjutnya.

Proyek Small Scale Dieng juga berkontribusi dalam pencapaian target program pemerintah di sektor pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35 Ribu MW dan PT Geo Dipa Energi (Persero) ikut bertanggung jawab dalam memenuhi target Rencana Umum Energi Nasional di pemanfaatan energi setempat yang tersedia secara melimpah dalam memenuhi 23% pada tahun 2025 termasuk program upaya kontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca sesuai Paris Agreement (UU No. 16 Tahun 2016).

Saat ini GeoDipa memiliki PLTP Dieng Unit 1 dan PLTP Patuha Unit 1 dengan masing - masing kapasitas 60 MW dan mengelola WKP Arjuno Welirang serta WKP Candi Umbul Telomoyo yang memiliki sumber daya lapangan masing - masing ekuivalen 189 MW dan 90 MW.

Simak Video "Siswa di Ponorogo Bikin Pembangkit Listrik Bertenaga Bayu"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed