Impor BBM Bisa Ditekan Asal Kilang Balikpapan Rampung

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 31 Agu 2020 21:30 WIB
Kilang Balikpapan
Foto: Dok. Pertamina
Jakarta -

PT Pertamina (Persero) hari ini dicecar oleh Komisi VII terkait proyeksi impor bahan bakar minyak (BBM)hingga 2024. Namun BUMN ini menjamin impor minyak akan turun jika kilang RDMP (Refinery Development Master Plan) Balikpapan sudah mulai beroperasi.

SVP Corporate Strategic Growth Daniel Purba menjelaskan impor BBM diproyeksikan setiap tahunnya mencapai sekitar 200-250 ribu barel per hari hingga 2024. Sementara untuk impor crude sekitar 250-300 ribu barel per hari.

"Ini akan sama proporsionalnya sampai 2024 di mana nanti direncanakan Balikpapan fase satu sudah mulai beroperasi," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Senin (31/8/2020).

Daniel menjelaskan volume impor crude akan meningkat seiring dengan beroperasinya kilang Balikpapan sekitar 100 ribu barel per hari di 2024. Namun dengan tambahan kilang itu akan mengurangi impor BBM ke depannya.

"Jadi volume produksi impor crudenya akan meningkat kurang lebih sekitar 100 ribu barel per hari di tahun 2024. Dengan bertambahnya kilang Balikpapan di 2024 itu kita bisa lihat impor BBM-nya akan mengalami penurunan," tutupnya.



Simak Video "Indonesia Targetkan 2030 Setop Impor BBM-LPG"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)