Anggota DPR Sebut Warga Demo Sebelum Kebakaran Kilang Balongan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 05 Apr 2021 17:36 WIB
Kebakaran yang terjadi di kilang Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, belum pada. Begini kondisi terkininya.
Foto: Sudirman Wamad
Jakarta -

Warga sempat menyampaikan protes terkait adanya bau menyengat sebelum adanya kebakaran hebat di Kilang Balongan pada Senin dini hari (29/3/2021). Hal tersebut terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati.

Adanya keluhan dari warga mulanya disinggung Anggota Komisi VII Fraksi Golkar Maman Abdurahman.

"Saya dapat informasi itu ada 2 hal, sebetulnya 2 hari atau 3 hari sebelum terjadi ledakan sudah ada demonstrasi dari masyarakat yang memprotes sebetulnya," katanya dalam rapat, Senin (5/4/2021).

"Bener nggak sih ada protes, kita nggak usah demo dalam skala besar bahwa ada komplain dari masyarakat sekitar terhadap tangki tersebut. Komplain itu kan macam-macam bisa dari bau, bisa segala macam. Kalau situ sampai betul-betul kejadian berarti kan memang sudah ada indikasi dari awal? Itu yang menjadi pertanyaan," terangnya.

Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Djoko Priyono mengaku, memang ada keluhan dari warga pukul 23.00 sebelumnya kejadian

"Komplainnya sebenarnya di jam 11 malam, dengan kompalin itu kita lakukan tindakan jangan boleh mendekat, yang dari menuju kilang di-close tidak boleh mendekati arah situ," ujarnya.

"Artinya bukan 2 hari atau 3 hari sebelumnya? Pada saat beberapa jam sebelum kejadian?" timpal Maman.

"iya," jawab Djoko.

Maman mengatakan, dirinya bisa menoleransi hal tersebut karena keluhan bukan disampaikan 2 atau 3 hari sebelumnya. Menurutnya, jika disampaikan jauh hari tapi tidak ada respons berarti ada pembiaran.

Sementara, Anggota Komisi VII Fraksi Gerindra Kardaya Warnika mendapat informasi jika warga menyampaikan keluhan 1,5 sampai 2 jam sebelum kebakaran. Warga mengaku, keluhan mereka tidak mendapat respons.

"Jadi sudah ada 2 jam mereka menyampaikan ke saya laporan saya tidak diapa-apakan, ini kan satu laporan dari manapun asalnya laporan itu harus direspons, apakah itu dari orang ahli ataupun tidak ahli. Kenyatannya ada bau yang sangat menyengat yang tidak biasa masyarakat sehingga mereka khawatir itu kan indikasi yang sangat baik," paparnya.

(acd/zlf)