Resmi! Suntikan Modal PLN Rp 4,2 T Cair

ADVERTISEMENT

Resmi! Suntikan Modal PLN Rp 4,2 T Cair

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 12 Jan 2022 11:13 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Suntikan Modal untuk PLN/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PT PLN (Persero) sebesar Rp 4,2 triliun. Keputusan ini diambil setelah menimbang untuk memperbaiki struktur permodalan dan

meningkatkan kapasitas usaha perseroan.

Penambahan PMN untuk PLN tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 122 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (PT) Perusahaan Listrik Negara. Aturan ditetapkan pada 29 Desember 2021.

"Nilai penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp 4.273.196.368.879," tulis pasal 2 ayat 1 aturan tersebut dikutip detikcom, Rabu (12/1/2022).

Sumber anggaran yang digunakan untuk tambahan PMN PLN ini berasal dari pengalihan barang milik negara pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Penambahan penyertaan modal negara sebagaimana dimaksud pada ayat 1 berasal dari pengalihan Barang Milik Negara pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang pengadaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, dan 2014," tulisnya.

Dalam aturan tersebut, penambahan PMN disebut telah sesuai dengan PP Nomor 23 Tahun 1994 tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan Umum (perum) Listrik Negara menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).

Sebelumnya pada Oktober 2021, PLN telah menerima PMN sebesar Rp 802 miliar. Dengan demikian, PLN menerima PMN dengan total keseluruhan sebesar Rp 5 triliun di 2021 dari pemerintah.

(aid/fdl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT