Eropa Mulai Order Batu Bara ke RI, Ada Apa Nih?

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 18 Apr 2022 19:15 WIB
A machine loads a BelAZ dump-body truck with coal at the Chernigovsky opencast colliery, outside the town of Beryozovsky, Kemerovo region, Siberia, Russia, April 4, 2016. REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo
Foto: REUTERS/Ilya Naymushin/File Photo
Jakarta -

Beberapa negara Eropa mulai melakukan pemesanan batu bara ke Indonesia. Hal itu buntut dari perang Rusia dengan Ukraina, di mana negara-negara Eropa tersebut mengandalkan pasokan energi dari Rusia.

Presiden Direktur PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Garibaldi Thohir atau Boy Thohir menjelaskan, negara-negara Eropa menggantungkan sumber energi dari Eropa. Konflik antara Rusia dan Ukraina membuat negara-negara Eropa tersebut kebingungan memenuhi kebutuhan energi.

"Bahwa memang sudah mulai permintaan dari Eropa ke Indonesia. Kenapa? Ya karena mereka tidak bisa mengandalkan suplai dari Rusia lagi," katanya dalam Silaturahmi Virtual Ramadan Adaro, Senin (18/4/2022).

Chief Financial Officer PT Adaro Energy Indonesia Tbk Luckman Lie menambahkan, memang mulai ada permintaan batu bara dari Eropa imbas dari perang Rusia dan Ukraina.

"Tapi memang pasar kita kan kebanyakan pasar Asia. Jadi kita memang fokus untuk memenuhi semua komitmen kita ke customer-customer kita yang memang sudah ambil batu bara kita dalam jangka waktu yang panjang," jelasnya.

"Mungkin 1-2-3 kapal sudah mulai kita bisa suplai ke Eropa. Itu baru kecil lah, masih kecil," sambungnya.

Luckman menambahkan, batu bara yang dikirimkan ke Eropa sebanyak 2-3 kapal. Adapun batu bara yang diangkut totalnya sekitar 300 ribu ton untuk Belanda dan Spanyol. "Kemungkinan akan terus bertambah sih," tambahnya.



Simak Video "Pemerintah Cabut Larangan Ekspor Batu Bara, PKS: Kebijakan Plin-Plan"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/das)