Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka 10 area blok migas (minyak & gas) baru kepada investor.
Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman menjelaskan 10 area ini merupakan bagian dari 110 area potensi yang telah dipetakan oleh Kementerian ESDM hingga Februari 2026 dan telah selesai dilakukan studi oleh Badan Geologi dan LEMIGAS sehingga memiliki kualias data yang lebih baik.
"Ada 10 area potensi blok migas baru yang telah selesai dilakukan studi oleh Badan Geologi dan LEMIGAS dibuka untuk calon investor," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2026).
Pemerintah juga berkomitmen menciptakan iklim investasi hulu migas yang atraktif melalui berbagai kebijakan fiskal baru.
Menurut Laode, beberapa insentif yang ditawarkan kepada investor antara lain seperti fiscal terms yang semakin menarik dengan split KKKS hingga 50% (sebelumnya hanya 15-30%), fleksibilitas kontrak migas dimana KKKS dipersilahkan memilih jenis kontrak, baik cost recovery atau gross split, serta insentif hulu migas untuk optimalisasi produksi dan pembebasan indirect tax pada masa eksplorasi.
"Pemerintah saat ini semakin terbuka dan aktif turun langsung dalam fasilitasi percepatan perizinan dan birokrasi lintas instansi. Pemerintah juga melakukan eksplorasi langsung dengan pembiayaan APBN (termasuk seismik), untuk mengurangi risiko eksplorasi dan mendorong investasi," terang Laode.
Laode menambahkan pemerintah mengundang para calon investor yang memiliki kapabilitas untuk menyampaikan minat melalui dua metode, yaitu Penawaran Langsung melalui Studi Bersama atau Lelang Reguler.
Proposal Penawaran Langsung maupun Lelang Reguler untuk 10 area tersebut dapat disampaikan kepada Ditjen Migas mulai tanggal 1 April 2026 dan paling lambat tanggal 10 April 2026 secara lengkap dan benar.
"Sesuai arahan Bapak Menteri ESDM, kami memberikan kemudahan dan membuka peluang kepada calon investor, perusahaan migas yang memiliki kapabilitas untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas di Indonesia," jelas Laode.
Untuk mempermudah calon investor, Ditjen Migas juga membuka layanan coaching untuk persiapan proposal Studi Bersama atau persiapan proposal Lelang Reguler mulai saat ini sampai dengan tanggal 1 April 2026 (untuk penjadwalan dapat menghubungi Ilham di nomor 085156872197).
Selain itu, calon investor juga dapat mengakses informasi terkait potensi migas 10 Area tersebut melalui Akses Data Room di LEMIGAS hingga tanggal 10 April 2026 (untuk penjadwalan dapat menghubungi Nita di nomor 081296095629).
10 Blok Migas tersebut sebagai berikut :
1. RUPAT
2. PURI
3. KARAPAN BARU
4. PESUT MAHAKAM
5. BENGARA II
6. MARATUA II
7. SOUTH MATINDOK
8. LAO-LAO
9. ROMBEBAI
10. NORTHERN PAPUA /JAYAPURA
Tonton juga video "RI Bakal Impor Migas Rp 253 Triliun dari Amerika Tiap Tahun"
(hrp/hns)