×
Ad

PLN IP Garap PLTS Off-Grid, Bidik Cuan dari Pasar Karbon Global

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 08 Mei 2026 11:51 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta -

PT PLN Indonesia Power (PLN IP) menjalin kerja sama dengan DevvStream Inc. lewat penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) di Jakarta, 5 Februari 2026. Kesepakatan ini terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berbasis off-grid sekaligus monetisasi karbon.

PLTS yang dikembangkan bersifat off-grid atau digunakan untuk kebutuhan sendiri (self-consumption), sehingga tidak terhubung ke jaringan listrik utama. Skema ini juga tetap mengikuti aturan di sektor lingkungan hidup dan pasar karbon.

Lewat kerja sama ini, PLN IP akan menghasilkan sertifikat penurunan emisi atau Verified Emission Reduction (VER) dari proyek PLTS di berbagai lokasi. Sertifikat tersebut kemudian dipasarkan melalui DevvStream sebagai mitra global.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi bisnis baru perusahaan.

"Pengembangan Solar PV solution berbasis off-grid ini merupakan bagian dari inovasi PLN Indonesia Power dalam menghadirkan solusi energi bersih disisi operasional sekaligus membuka peluang monetisasi karbon. Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah." ujar Bernadus.

Konsep beyond kWh yang dikembangkan PLN IP tidak hanya mengandalkan penjualan listrik, tetapi juga mencakup layanan energi lain, seperti penyediaan energi terbarukan, pengelolaan emisi karbon, dan optimalisasi aset energi pelanggan.

PLTS off-grid ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan energi pelanggan secara mandiri, meningkatkan efisiensi, serta menekan emisi gas rumah kaca tanpa mengganggu sistem kelistrikan yang ada.

CEO DevvStream Inc. Sunny Trinh menilai model ini punya potensi dari sisi lingkungan dan ekonomi.

"Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global." ujar Sunny.

PLN IP menyebut ke depan akan memperluas pengembangan PLTS sebagai bagian dari transisi energi, sekaligus memanfaatkan peluang pasar karbon sebagai sumber pendapatan baru.




(fdl/fdl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork