×
Ad

Luhut Lapor Prabowo Dampak Minyak Tembus US$ 100/Barel ke Ekonomi

Retno Ayuningrum - detikFinance
Kamis, 21 Mei 2026 21:36 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom
Jakarta -

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan telah membuat simulasi dampak harga minyak jika menyentuh US$ 100 per barel. Menurut Luhut, simulasi ini sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto juga disertai rekomendasi.

Luhut mengatakan terus memantau perkembangan harga minyak mentah dunia di tengah ketidakpastian global. Hal ini mengingat asumsi dasar harga minyak mentah dipatok US$ 70 dolar per barel dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Kami membuat model simulasi secara cermat jika harga minyak menyentuh US$ 100 dolar per barel. Kajian ini sudah disampaikan ke Presiden," ujar Luhut, dikutip dari akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (21/5/2026).

Luhut juga telah memberikan rekomendasi stimulus ekonomi kepada Prabowo. Pasalnya, kenaikan harga minyak bisa berdampak pada lonjakan harga barang yang turut berpengaruh pada perekonomian Indonesia.

"Jadi kita juga harus menyiapkan stimulus untuk mempertahankan ekonomi kami. Karena kami memahami dampak harga minyak pada ekonomi kami, pada barang-barang. Saya pikir mulai bulan ini atau mungkin awal bulan berikutnya. Jadi kita akan melihat harga," terang Luhut.

Pada saat yang sama, menurut Luhut, kondisi fundamental ekonomi Indonesia terpantau cukup baik.

Ekonomi masih tumbuh cepat di level 5,61% saat inflasi bisa dijaga di 2,4%. Inflasi, menurutnya dapat dijaga dengan baik meskipun ada gejolak harga minyak.

"Ekonomi kami masih sangat kuat, dibanding dengan negara lain. Inflasi kami masih terjaga 2,4%," tambah Luhut.




(rea/hns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork